harapanrakyat.com,- Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Banjar, Jawa Barat, akhirnya memutuskan tidak berpartisipasi mengirimkan atlet pelajar di ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jabar tahun 2026.
Baca juga: KONI Sesalkan Tak Ada Anggaran Popwilda untuk Dukung Atlet Kota Banjar
Keputusan tersebut mengakhiri harapan atlet cabor olahraga sepak bola tingkat pelajar untuk berkompetisi dalam ajang tersebut karena masalah terkendala anggaran.
Alasan Tidak Mengirim Atlet ke Popwilda Jabar
Ketua PSSI Kota Banjar, Acep Anggi D Sihombing, mengatakan, keputusan tersebut diambil karena minimnya jumlah peserta yang menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi.
Menurutnya, sampai dua hari mendekati batas akhir administrasi keikutsertaan yakni tanggal 5 Juni 2026, jumlah peserta yang menyatakan berpartisipasi baru 3 orang.
“Mengingat batas akhir administrasi keikutsertaan kurang dua hari lagi jumlah pemain yang siap hanya 3 orang akhirnya kami putuskan untuk tidak melanjutkan kegitan Popwilda tahun ini,” kata Anggi, Jumat (6/6/2026).
Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak serta orang tua atlet yang telah berpartisipasi atas kesediaannya selama proses tersebut berlangsung.
Pihaknya juga meminta maaf atas segala kekurangan dan memberikan support kepada para atlet agar fokus menghadapi event kejuaraan yang lainnya.
Ia berharap bibit atlet tingkat pelajar tersebut tetap semangat berlatih. Selain itu, mereka diharapkan mengikuti event-event sepak bola secara mandiri untuk mengejar prestasi dan memajukan olahraga sepak bola.
“Silahkan untuk putranya yang sudah memiliki rencana mengikuti event kejuaraan lain untuk fokus ke event yang akan dihadapi. Semoga kedepan keadaan lebih baik lagi,” ucapnya.
Pihaknya meminta kepada pemerintah Kota Banjar agar memperhatikan secara serius semua kegiatan olahraga yang ada. Termasuk wadah atau organisasi yang menaunginya.
Baca juga: Tak Ada Dukungan Anggaran Atlet Popwilda, Ini Jawaban Wali Kota Banjar
Dispora juga harus menjalankan tupoksinya terkait pemberdayaan pemuda, pembinaan atlet, dan meningkatkan prestasi olahraga serta menyediakan sarana dan prasarana.
“Jangan sampai masyarakat beranggapan Disporapar hanya sebagai lembaga pelengkap pemerintah. Kami ingin Kota Banjar ke depan lebih maju di segala bidang khususnya olahraga,” pungkasnya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

13 hours ago
13

















































