harapanrakyat.com,- Tiga orang komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus penadah di Garut, Jawa Barat, tak bisa berkutik ketika mereka diciduk di beberapa tempat kejadian perkara (TKP). Para pelaku ini berhasil melakukan pencurian dengan modus baru, yaitu memiliki kunci palsu motor tiap korban. Namun aksi para pelaku kali ini terbilang apes, karena motor hasil curian mogok sehingga tindak tanduk mereka bisa tercium polisi.
Baca Juga: Curi Motor ASN yang Tengah Shalat di Masjid, Seorang Pria Asal Garut Nyaris Babak Belur Diamuk Warga
Adapun ketiga pelaku tersebut, masing-masing berinisial PTD (25) dan MSA (26), warga Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan. Sedangkan satu pelaku lagi adalah DH (29), warga Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu, diciduk polisi di beberapa TKP yang berbeda. Mereka diamankan petugas, karena diduga terlibat dalam sindikat pencurian kendaraan bermotor.
Peran dan Modus Komplotan Curanmor di Garut
Kapolsek Karangpawitan, AKBP Duhri menjelaskan, bahwa masing-masing pelaku memiliki peran berbeda. PTD dan MSA sebagai eksekutor pencurian motor, sementara DH penadah yang kerjanya sebagai penjual kendaraan hasil curian.
Polisi menyebut, berkat laporan salah seorang korban, Lina, warga Perum Cempaka Indah Blok 8, Jalan Gatot Subroto, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, mengaku telah kehilangan motor di garasi kediamannya. Ia sempat melihat salah satu pelaku dengan ciri-ciri membawa kunci kendaraan.
Baca Juga: Jejak Kriminal Pelaku Curanmor di Garut yang Babak Belur Dihajar Warga
Sementara untuk modus operandinya, pelaku langsung menghidupkan sepeda motor korban menggunakan kunci palsu. Saat melarikan kendaraan tersebut, rantai sepeda motor sempat mengalami kerusakan. “Dari situlah pelaku terlihat oleh korban,” ungkapnya, Sabtu (21/2/2026).
Kini, ketiga komplotan curanmor ini telah berhasil digelandang ke Mapolsek Karangpawitan, Polres Garut, untuk proses pemeriksaan. Selain berhasil menemukan kendaraan hasil curian, polisi juga mendapatkan kunci palsu peruntukan membobol kunci kontak kendaraan.
Duhri menjelaskan, apesnya para pelaku malah terbongkar setelah kendaraan tersebut bermasalah dan harus masuk bengkel. Saat berada di bengkel tersebut, ada warga lain yang mengenali motor hasil curian, sehingga tindak tanduk pelaku berhasil terendus polisi.
Baca Juga: Tertangkap Basah saat Mencuri Motor, 2 Pria Asal Garut Babak Belur Dihajar Massa
“Motor tersebut dibawa ke bengkel untuk diperbaiki. Kemudian dijual kepada tersangka penadah dengan nilai Rp 600 ribu. Setelah dilakukan penyelidikan para pelaku beserta barang bukti berhasil diamankan,” tutupnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

9 hours ago
7

















































