harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Banjar menggantikan Bambang Haryono.
Sebelumnya, Bambang menjabat sebagai Plt Ketua DPD Golkar Kota Banjar selama sekitar satu tahun setelah menggantikan Dadang Ramdan Kalyubi.
Bambang mengatakan, penunjukan Sudarsono merupakan keputusan resmi dari DPD Partai Golkar Jawa Barat. Selain menggantikan posisi sebelumnya, penunjukan tersebut juga berkaitan dengan agenda konsolidasi dan sosialisasi program DPD Golkar Jabar.
Baca Juga: 15 Cabor Kota Banjar Siap Berlaga di Porprov Jabar 2026, Sarana Latihan Masih Jadi Kendala
Meski demikian, ia menegaskan status Plt tidak otomatis membuat Sudarsono menjadi Ketua DPD Golkar Kota Banjar definitif. Penetapan ketua definitif tetap harus melalui mekanisme Musyawarah Daerah (Musda).
“Mekanismenya lewat Musda, tidak otomatis. Tapi ini isyarat, barangkali DPD Jabar memberikan kepercayaan kepada Pak Sudarsono,” ujar Bambang usai rapat koordinasi dan serah terima jabatan Plt Ketua DPD Golkar Kota Banjar, Sabtu (19/7/2026).
Sementara itu, Sudarsono mengatakan, rapat tersebut juga membahas sejumlah agenda partai, salah satunya percepatan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Banjar dari Lalak Siti Malak.
Selain itu, pembentukan panitia pelaksana Musda DPD Partai Golkar Kota Banjar juga menjadi pembahasan. Musda tersebut direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang.
“Arahan DPD Jabar, Kota Banjar menjadi prioritas pelaksanaan Musda yang diperkirakan awal Agustus. Saat ini struktur panitia sudah terbentuk melalui forum rapat,” kata Sudarsono.
Terkait peluang dirinya menjadi ketua definitif melalui Musda, Sudarsono mengatakan seluruh proses harus menunggu pelaksanaan musyawarah partai. Termasuk kemungkinan adanya kandidat lain yang maju dalam kontestasi tersebut.
Ia menghormati dinamika politik yang terjadi di internal partai. Menurutnya, dinamika menjadi bagian dari perjalanan Partai Golkar.
“Kita lihat saja nanti proses pelaksanaannya. Dinamika memang ada. Golkar itu besar karena dinamikanya. Semakin banyak dinamika menunjukkan bahwa Golkar demokratis,” ujarnya.
Sudarsono menambahkan, DPD Golkar Jawa Barat meminta seluruh kader di Kota Banjar menjaga kondusivitas dan soliditas internal menjelang Musda.
Baca Juga: Polisi Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan di Tempat Hiburan di Kota Banjar
“DPD Jawa Barat meminta Banjar harus kondusif dan membangun konsolidasi agar ke depan Partai Golkar bisa bertahan sebagai pemenang Pemilu, Pilkada maupun Pileg,” tandasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

1 day ago
17

















































