harapanrakyat.com,- Sebuah rumah semi permanen berukuran 6×8 meter milik seorang lanjut usia (lansia) ludes terbakar. Insiden kebakaran ini menimpa kediaman Euner (84), warga Kampung Tonjong RT 001/RW 001, Desa Tanjungsari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (19/7/2026) malam.
Baca Juga: Sembilan Jiwa Mengungsi Usai Rumah Lansia di Tasikmalaya Ludes Dilalap si Jago Merah
Peristiwa pilu yang menghanguskan bangunan beserta seluruh isinya tersebut, diduga kuat dipicu oleh ledakan tabung gas dari area dapur. Rumah yang dihuni oleh dua orang tersebut kini rata dengan tanah.
Wakil Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Ayatullah mengatakan, kebakaran rumah semi permanen milik lansia itu, pertama kali diketahui oleh dua orang warga setempat, Rahman dan Surya. Saat itu, mereka sedang berada tidak jauh dari lokasi kejadian dan sempat melihat korban, Euner, berjalan kaki meninggalkan rumahnya untuk menginap di kediaman sang cucu.
“Tidak berselang lama setelah korban pergi, Rahman melihat adanya pantulan cahaya merah yang tidak biasa dari arah kolam ikan, yang terletak di depan rumah korban. Curiga dengan pemandangan tersebut, saksi langsung melakukan pengecekan,” katanya Minggu (19/7/2026).
Proses Pemadaman Rumah Semi Permanen Milik Lansia Berlangsung Dramatis
Lanjut Ayatullah, saat dipastikan, kobaran asap dan percikan api ternyata sudah mulai merembet pada dinding dapur rumah korban yang berbahan anyaman bambu. Dalam hitungan detik, terdengar suara dentuman keras yang diduga bersumber dari tabung gas. Mengingat material bangunan yang didominasi bahan semi permanen, kobaran api dengan sangat cepat menjalar dan melumat seluruh bagian atap rumah.
“Melihat kobaran api yang kian membesar, warga sekitar langsung berhamburan dan bergotong-royong melakukan pemadaman secara mandiri. Masyarakat memanfaatkan sumber air dari kolam di sekitar lokasi untuk menjinakkan si jago merah,” tuturnya.
Upaya pemadaman kebakaran yang menghanguskan rumah semi permanen milik lansia tersebut berlangsung cukup dramatis. Pasalnya, warga harus berpacu dengan kobaran api yang terus membesar serta tiupan angin yang cukup kencang. Meski demikian, berkat kerja sama warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum menyambar bangunan lain di sekitar lokasi.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, karena rumah sedang tidak berpenghuni saat kebakaran terjadi. “Kendati demikian, kerugian materil akibat bencana kebakaran ini ditaksir mencapai Rp50 juta rupiah. Karena tidak ada barang berharga yang sempat diselamatkan,” jelasnya.
Baca Juga: Dua Orang Tewas dan Satu Luka-luka dalam Insiden Kebakaran Rumah di Garut
Pasca-kejadian kebakaran yang menghanguskan rumah semi permanen milik lansia tersebut, Forum Komunikasi (FK) Tagana Kabupaten Tasikmalaya bersama unsur penanganan bencana terkait langsung menerjunkan personel ke lokasi. Petugas gabungan telah melakukan assessment, serta pendataan guna mengidentifikasi kebutuhan mendesak korban dan menyiapkan langkah penanganan lebih lanjut. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

22 hours ago
10

















































