Update Pencarian Korban Terseret Arus di Pangandaran, Tim SAR Perluas Area Penyisiran

23 hours ago 15

harapanrakyat.com,- Harapan untuk menemukan Muhammad Rizki (20), korban yang terseret arus di kawasan Pantai Barat Pangandaran, masih belum terwujud. Memasuki hari ketiga operasi pencarian pada Minggu (19/7/2026), tim SAR gabungan terus berupaya menyisir perairan dan pesisir pantai. Namun hingga sore hari keberadaan wisatawan asal Kabupaten Bandung belum juga berhasil ditemukan.

Baca Juga: Wisatawan Bandung Hilang Terseret Ombak di Pantai Barat Pangandaran, Tim SAR Lakukan Pencarian

Kepala Unit Siaga SAR (Pos SAR) Pangandaran, Edwin Purnama menjelaskan, bahwa operasi pencarian hari ketiga ini terpaksa ditutup sementara menjelang malam dengan hasil yang masih nihil. Kendati demikian, petugas tidak tinggal diam dan terus memantau pergerakan arus.

“Sesuai SOP, operasi pencarian akan dilaksanakan selama tujuh hari. Untuk malam ini, tim tetap melanjutkan pergerakan dengan melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai,” jelasnya saat ditemui di lokasi pencarian, Minggu (19/7/2026) sore.

Baca Juga: Hari Kedua Belum Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Wisatawan yang Hilang Terseret Ombak di Pangandaran

Gelombang Besar Hambat Proses Pencarian Korban Terseret Arus di Pangandaran

Lanjutnya menambahkan, bahwa tim gabungan telah memperluas area pencarian korban terseret arus, baik di perairan maupun di sepanjang pesisir Pantai Barat Pangandaran. Penentuan titik koordinat baru ini merujuk pada hasil analisis arah arus dan gelombang laut.

Namun, kondisi alam di lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas. Gelombang laut yang cukup tinggi dan disertai arus bawah laut yang kuat, menjadi kendala utama yang menghambat pergerakan tim.

“Kendala utama di lapangan adalah faktor cuaca, terutama gelombang dan arus laut yang kuat. Oleh karena itu, proses pencarian harus kami lakukan dengan sangat hati-hati demi mengutamakan keselamatan personel,” tambah Edwin.

Dalam operasi pencarian korban terseret arus di Pangandaran ini, tim SAR mengerahkan berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari wave runner, perahu jukung untuk penyisiran di laut, hingga kendaraan darat, untuk menyisir area pasir pantai yang diduga menjadi titik koordinat korban terbawa arus.

Baca Juga: Cuaca Buruk Jadi Kendala Pencarian Wisatawan Hilang di Pantai Pangandaran

Aktivitas pencarian ini melibatkan kolaborasi masif dari berbagai unsur. Antara lain Pos SAR Pangandaran, Satpolairud Polres Pangandaran, Pos TNI Angkatan Laut, Koramil Pangandaran, SAR Barakuda, Palang Merah Indonesia (PMI), serta sejumlah relawan lokal. Tim SAR gabungan menegaskan, akan terus memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada hingga batas waktu operasi yang ditentukan. (Madlani/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |