Penemuan Galaksi Kuno Loki, Tempat Kumpulan Bintang Pembentuk Bimasakti

13 hours ago 10

Galaksi kuno Loki rupanya ikut terlibat dalam pembuatan Bimasakti. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Bimasakti merupakan galaksi raksasa yang terbentuk dengan cara konsumsi galaksi kerdil di sekelilingnya. Hal inilah yang akhirnya jadi dasar menemukan Loki.

Baca Juga: Galaksi NGC 3137 Tertangkap Hubble, Punya Lubang Hitam Supermasif di Pusatnya

Galaksi Kuno Loki Ditemukan

Sudah bukan rahasia lagi apabila galaksi berukuran raksasa terbentuk lewat proses panjang. Prosesnya dengan kanibalisme karena memakan banyak galaksi berukuran kecil di sekitarnya. Hal ini terungkap saat meneliti sisa-sisa bintang yang nyatanya masih tertinggal sekaligus tersebar di wilayah tertentu dalam Bimasakti.

Dalam penelitiannya, terungkap bahwa ada penemuan sampel yang mencangkup 20 bintang. Bintang-bintang tersebut memiliki karakteristik kimiawi maupun fisik yang hampir sama. Karena kesamaan karakteristik tersebut, ahli pun memiliki kesimpulan tersendiri bahwa kelompok bintangnya tumbuh bersama di satu galaksi kerdil kuno.

Pada akhirnya, galaksi kerdil yang jadi asal-usul 20 bintang ini disebut dengan Loki. Ilmuwan pun menyadari sepenuhnya bahwa keberadaan kelompok bintang tersebut jadi bukti fisik tentang proses penyatuan galaksi yang sudah terjadi sejak miliaran tahun lalu.

Penemuan galaksi kuno Loki ini sendiri sudah terpublikasi di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. Penemuan ini pun jadi pengembangan riset dari Sestito yang pernah dilakukan sebelumnya. Penelitiannya tentunya lebih mendalam dan detail.

Pengamatan di Masa Lalu

Sebagaimana yang sudah kita singgung tadi bahwa penelitian ini jadi pengembangan lebih lanjut riset Sestito sebelumnya. Pada pengamatan sebelumnya, rupanya hanya terbatas pada kumpulan bintang tua. Pola pergerakannya cenderung ganjil ataupun aneh namun berbeda dengan penelitian terbaru.

Pada penelitian terbaru, rupanya memperlihatkan tim astronom berhasil mengumpulkan data perihal komposisi kimia. Data tersebut memiliki tingkat akurasi yang jauh lebih tinggi. Kemampuan tersebut tidak lain karena memanfaatkan teknologi yang lebih mutakhir.

Karakteristik Bintang Generasi Awal

Berbicara mengenai penemuan galaksi kuno Loki, tentu ada kaitannya dengan bintang-bintang di generasi awal yang ada dalam alam semesta. Kumpulan bintang tersebut memiliki karakteristik tersendiri yang membedakannya dengan bintang-bintang lainnya. Pada umumnya, bintang ini hanya terbentuk dari helium dan hidrogen.

Baca Juga: Supergugus Galaksi Vela Dipetakan, Membentang 300 Juta Tahun Cahaya

Lebih lanjut, bintang dengan usia tua ini masuk sebagai objek yang miskin logam. Disebut demikian karena memang bintang ini memiliki kandungan elemen berat seperti halnya besi dengan jumlah sangat sedikit. Karakteristik tersebut terungkap lewat kombinasi data.

Dalam hal ini, penelitian melibatkan data kimiawi yang memiliki lokasi sekaligus orbit bintang dengan spektroskopi beresolusi tinggi. Lalu juga menggunakan simulasi teoretis. Hal ini untuk mempersempit analisis yang ada.

Tak hanya itu, dalam penelitian juga mengungkap bahwa bintang-bintangnya memiliki gerakan orbital. Hal ini cenderung aneh. Alasannya karena bintang-bintang tersebut terkurung berdekatan dengan piringan galaksi Bimasakti.

Di tempat tersebut, biasanya penuh dengan kelompok bintang dengan usia lebih muda. Kelompok bintangnya juga mengandung logam yang melimpah. Hal inilah yang membuat dunia astronomi cukup terkejut lantaran menemukan galaksi kuno Loki.

Peluang Pengamatan di Masa Depan

Walaupun penelitian terbaru ini jauh lebih baik dari pengamatan sebelumnya, namun masih ada sejumlah informasi penting yang ingin ditelusuri. Hal ini karena tim peneliti nyatanya tak menemukan adanya indikasi ledakan katai putih. Padahal hal tersebut menandakan galaksi Loki usianya pendek.

Karena hal itu, sampel yang sudah terkumpul saat ini sebenarnya masih terbilang terbatas. Kendati demikian, bisa membuka peluang untuk melakukan pengamatan yang lebih detail di masa depan. Dalam melakukan pengamatan pun, tim ilmuwan berupaya untuk menemukan keberadaan fosil galaksi kuno Loki di sekitar piringan Bimasakti.

Hal tersebut tidaklah mudah. Mengingat, populasi bintang muda di sekitarnya sangatlah padat. Namun Sestito tetap memiliki optimistis yang tinggi untuk pengamatan di waktu mendatang. Apalagi teknologi yang berkembang jadi lebih canggih seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: Mengenal Galaksi IC 486, Berlian Spiral di Kedalaman Rasi Gemini

Galaksi kuno Loki berhasil dideteksi oleh tim ilmuwan melalui penelitian terbaru belum lama ini. Ternyata galaksi kuno yang disebut dengan Loki tersebut jadi tempat kelompok bintang pembentuk Bimasakti. Galaksi yang kita tinggali ini nyatanya memang terbentuk dari memakan galaksi kerdil di sekelilingnya. Bisa kita bilang pula bahwa galaksi tersebut bersifat kanibalisme. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |