Menuju Singgasana Juara, Ujian Mentalitas Persib tanpa Bojan Hodak di Parepare

4 hours ago 10

Langkah Persib Bandung untuk mengunci gelar juara Super League 2025/2026 menemui tantangan yang tidak biasa. Menjelang laga pekan ke-33 melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Minggu (17/5), Persib dipastikan tampil tanpa Bojan Hodak di pinggir lapangan. Sang juru taktik asal Kroasia tersebut, terpaksa absen mendampingi tim akibat hukuman akumulasi kartu kuning, tepat saat Maung Bandung membutuhkan poin absolut untuk menyegel trofi.

Baca Juga: AFC Jatuhkan Sanksi Berat kepada Persib Akibat Ulah Suporter

Situasi ini menjadi dilema tersendiri bagi kubu Maung Bandung. Selain harus berlaga di bawah arahan asisten pelatih, komposisi pemain pun mengalami guncangan. Federic Barba dan Luciano Guaycochea dipastikan absen dalam laga terdekat. Meski demikian, bayang-bayang kegagalan sama sekali tidak tampak di raut muka skuad Maung Bandung. Bojan menegaskan bahwa kedalaman tim adalah kunci utama.

“Pertandingan memang akan berjalan tanpa Barba dan Luciano. Namun, kami memiliki 22 pemain yang harus membuktikan kualitas terbaik. Saya yang memimpin setiap sesi latihan dan merencanakan segalanya,” kata Bojan, sebagaimana dilansir dari laman resmi klub, Kamis (14/5/2026).

Persib tanpa sang pelatih Bojan Hodak di bench sebenarnya bukan hal baru di musim ini. Hodak telah menyiapkan skenario matang di mana asisten pelatih, Igor Tolic, akan mengambil alih tanggung jawab instruksi langsung di lapangan. Ketidakhadiran fisik Bojan di pinggir lapangan, bukan sebagai lubang besar yang melemahkan tim.

“Igor akan duduk di bangku cadangan, itu saja. Tidak ada masalah berarti, karena dia sudah menjalankan peran ini tiga kali sepanjang tahun ini. Dia sudah paham betul dengan skema yang saya inginkan,” jelas mantan pelatih Kuala Lumpur FC tersebut.

Baca Juga: Persib Bandung dan Bojan Hodak Sepakati Tahap Akhir Negosiasi Kontrak

Misi Tiga Poin Persib di Markas Juku Eja Tanpa Bojan Hodak

Tantangan Persib tanpa Bojan Hodak kian berat mengingat status PSM Makassar sebagai tim yang sarat tradisi. Meski performa Juku Eja sedang fluktuatif, mereka memiliki ambisi besar untuk menjaga martabat di kandang sendiri pada akhir musim. Bagi Persib, kemenangan di Parepare dan laga selanjutnya melawan Persijap Jepara adalah harga mati untuk mengunci gelar juara.

Bojan menyadari tekanan yang ada. Namun ia tetap optimis Thom Haye dan kawan-kawan mampu mengatasi atmosfer panas di Parepare. “Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Namun, fokus kami adalah hasil positif. Kami selalu berusaha meraih tiga poin, di mana pun kami bermain,” pungkasnya.

Baca Juga: Hadapi PSM Makassar, Persib Bandung Kehilangan Empat Pilar Penting Termasuk Bojan Hodak

Kini, pembuktian kedalaman skuad dan kemandirian taktis para pemain akan diuji. Apakah Persib mampu menuntaskan misi juara ini meski tanpa sang pelatih Bojan Hodak di lapangan hijau? Publik Jawa Barat menanti jawabannya pada hari Minggu nanti. (Adi/R5/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |