MAVEN NASA Pensiun, Hilang Kontak dan Tak Bisa Dipulihkan Lagi

5 hours ago 5

MAVEN NASA pensiun jadi langkah berat yang harus dilakukan di dunia astronomi. Hal ini karena MAVEN termasuk wahana antariksa yang sangat populer dalam menjelajahi planet Mars. Siapa sangka jika ia harus benar-benar berakhir kali ini.

Baca Juga: NASA Kenalkan Astronaut Artemis III, Emban Misi Penting Sebelum Mendarat di Bulan

Ternyata keputusan NASA untuk mengakhiri wahana tersebut bukan tanpa alasan. Alasannya ada kaitannya dengan hilangnya kontak sejak Desember 2025. Dengan banyak pertimbangan, NASA pun memutuskan untuk menghentikan misinya.

MAVEN NASA Pensiun Usai Hilang Kontak

Wahana luar angkasa ini meluncur sejak tahun 2013. Kemudian pada tahun 2014, wahana ini berhasil memasuki orbit planet Mars. Peluncuran MAVEN ini sendiri mengemban misi penting. Misinya ialah untuk mempelajari sekaligus memahami atmosfer atas Planet Merah.

Setelah belasan tahun berpetualang, wahana tersebut resmi berakhir pada 3 Juni 2026. NASA tamatkan MAVEN setelah hilang kontak tahun lalu. Meski bukan keputusan yang mudah, namun NASA harus melakukannya sebab sudah tak bisa dipulihkan kembali.

Penyebab Hilang Kontak

MAVEN tentu wahana antariksa yang memiliki kemampuan mutakhir. Hal inilah yang membuat pencinta dunia astronomi penasaran kenapa wahana tersebut bisa hilang kontak dengan NASA. Ternyata sebelum masalah ini terjadi, wahana tersebut keluar dari balik planet Mars sembari berputar.

Kecepatan putarannya sampai 2,7 rotasi per menit. Hal ini membuat baterai MAVEN NASA terkuras habis sebelum resmi pensiun. Mengingat, wahana tersebut memang tidak dirancang secara khusus untuk berputar ketika operasi normal.

Karena hal itu, hanya dalam hitungan jam saja, sistem komunikasi dengan wahana ini langsung lumpuh. Hal ini sebagaimana penjelasan dari dewan peninjau NASA. Dewan tersebut melakukan investigasi pada Februari lalu.

Upaya Pemulihan

Mengetahui wahana antariksa miliknya kehabisan baterai dan hilang kontak, tentu NASA tak tinggal diam. Ada serangkaian upaya yang NASA lakukan untuk membuat wahananya hidup kembali. Adapun salah satu upayanya ialah dengan mengirim perintah untuk nyalakan ulang komputer wahananya.

Baca Juga: Misi Terminal PExT NASA, Jembatan Komunikasi Multi-Jaringan di Luar Angkasa

Meski begitu, perintah tersebut tak kunjung mendapatkan balasan. Wahana ini sudah tidak lagi meresponnya. Karena sudah tak bisa dipulihkan, NASA akhirnya menonaktifkan orbiter MAVEN. Hal ini sesuai dengan pernyataan Mike Moreau selalu Manajer Proyek MAVEN.

Fakta Menarik MAVEN 

MAVEN dari NASA ini memiliki sejumlah fakta menarik yang perlu diketahui sebelum berakhir pensiun. Fakta tersebut bisa membuat pencinta dunia astronomi jadi semakin mengenalnya. Adapun beberapa faktanya ialah sebagai berikut.

Dimensi

Salah satu faktanya berkaitan dengan dimensi. Wahana ini memiliki panjang berukuran sekitar 11,4 m. Kemudian untuk lebarnya sampai 2,29 m. Sementara untuk tingginya hingga 3,47 m.

Massa

Selain dimensi, faktanya juga menyinggung soal massa. Wahana ini memiliki massa kering sekitar 809 kg. Massa tersebut terhitung saat peluncuran tanpa bahan bakar. Sementara untuk peluncuran dengan bahan bakar hidrazin atau massa basah, ternyata sebesar 2.454 kg.

Kekuatan Daya

Saat berbicara mengenai MAVEN, jangan lewatkan untuk membahas kekuatan dayanya. Sebelum pensiun, wahana MAVEN NASA tersebut memiliki 2.000 sel surya lebih di empat panel. Hal ini mencangkup area yang luasnya 12 m².

Karena dukungan tersebut, wahana ini bisa menghasilkan daya sebesar 1.150 watt serta 1.700 watt. Besaran dayanya dipengaruhi oleh posisi pesawat luar angkasa di orbit planet Mars. Terlepas dari hal itu, panel suryanya memberikan daya di dua baterai berjenis lithium-ion 55 amp-jam.

Menyuguhkan Penemuan Luar Biasa

Selama menjalankan misinya di planet Mars, wahana ini berhasil menunjukkan banyak penemuan. Adapun salah satu penemuannya ialah kondisi atmosfer planet Mars yang ternyata terkikis matahari maupun angin matahari. Karena hal itu, iklimnya berubah jadi kering sekaligus dingin. Padahal sebelumnya, iklim Mars cenderung basah dan hangat.

Selain itu, wahana ini juga bisa mengungkap bagaimana interaksi angin surya dengan planet Mars. Rupanya interaksinya terbilang sangat kompleks. Alasannya karena kurangnya medan magnet intrinsik planet Mars hingga adanya wilayah kecil kerak yang telah termagnetisasi.

Baca Juga: Uji Coba NASA Luncurkan LOXSAT, Sediakan SPBU di Luar Angkasa

MAVEN NASA pensiun memang mengejutkan sekaligus mengharukan. Bagaimana tidak, wahana MAVEN milik NASA ini pernah berjuang sangat lama sebelum akhirnya pensiun. Meski sudah nonaktif, namun ilmuwan memprediksi bahwa wahana antariksa tersebut tetap akan mengorbit setidaknya 50-100 tahun kedepan. Setelah itu, wahananya akan terseret gaya hambat atmosfernya. Kemudian wahana ini akan terbakar habis layaknya bintang jatuh. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |