Laga panas Persib Bandung vs Persija Jakarta berakhir dengan kemenangan skuad Maung Bandung dengan poin 2-1. Sayangnya pertandingan tersebut membuat banyak pihak tidak puas, salah satunya pelatih Persija Mauricio Souza. Ia menyayangkan keputusan wasit pertandingan, sebab selama pertandingan kurang proaktif.
Menurut Souza, wasit dari FIFA tersebut tak langsung menghentikan pertandingan ketika intensitasnya tinggi. Misalnya saat momen Hanan mendapat pukulan dari pemain Persib. Wasit tak segera mengeluarkan kartu merah untuk meredakan tensi permainan.
“Tidak puas, mengerikan. Insiden Hanan seharusnya bisa langsung memberikan kartu merah, tanpa harus melihat VAR. Tapi bahkan VAR saja tidak dipanggil untuk pemeriksaan,” jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Baca Juga: Rizky Ridho Jambak Beckham Putra? Video Viral Tuai Perdebatan Bobotoh dan Jakmania
Mauricio Souza Permasalahkan Wasit Saat Laga Panas Persib vs Persija
Keputusan wasit yang menurut Souza juga tidak tegas juga terlihat di momen lain. Saat Hanan sekali lagi dilanggar, wasit tak memberikan kesempatan penalti untuknya.
Hal ini mengacu pada momen ketika Hanan terinjak oleh tim lawan. Menurut Souza, hal ini terhitung memberikan kerugian kepada Persija. “Tak terhitung sudah berapa kali Persija dirugikan,” keluhnya.
Souza sendiri tampaknya tak puas dengan kepemimpinan wasit asal Uzbekistan tersebut. Sebab, ia juga menyoroti bagaimana wasit salah dalam memberikan kartu kuning saat laga panas Persib vs Persija.
Baca Juga: Maxwell Souza Bantah Rumor Transfer ke Persib Bandung Lewat Instagram Story
Karena di awal pertandingan, wasit memberikan 2 kartu kuning untuk pemain Persija, yakni Allaeddine Ajaraie dan Allano Souza. Namun setelahnya wasit tidak memberikan kartu kuning untuk Persib.
“Pelanggaran Hanan saja tak diganjar kartu merah. Tak tahu lagi ini sepak bola apa namanya,” ucap Souza.
Persija akan Berbenah
Baca Juga: Persija Kena Denda Besar di Akhir Musim, Segini Besarnya!
Walau begitu, Souza mengakui bahwa banyak kesalahan yang harus Persija evaluasi. Sebab di laga kali ini banyak miss dan kesempatan yang sia-sia di lapangan. “Kesalahan juga ada pada kami, baik pemain maupun pelatih,” jelasnya.
Karena kekalahan ini, Persija secara otomatis tak bisa meraih kemenangan di Super League 2025/2026. Sebaik apapun hasil pertandingan selanjutnya, Persija tetap akan kesulitan mengejar 2 tim diatasnya, Persib dan Borneo FC. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

17 hours ago
16

















































