DLH Jawa Barat Beberkan Upaya untuk Memperpanjang Usia Zona 5 TPA Sarimukti

22 hours ago 18

harapanrakyat.com,- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat tengah melakukan berbagai upaya, untuk mengoptimalkan kapasitas Zona 5 di Tempat Pemrosesan Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

Baca Juga: Sampah Pasar Baleendah 500 Ton Beres, DLH Jawa Barat Ingatkan Pengelola Tak Bebani TPA Sarimukti

Kepala DLH Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih mengatakan, pembangunan tanggul untuk menambah ketinggian zona pembuangan sudah masuk dalam agenda pemerintah. Namun, pengerjaan konstruksi tidak bisa berlangsung dalam waktu singkat, karena membutuhkan proses teknis yang mendalam.

Apabila dana untuk meninggikan tanggul tersedia di APBD Perubahan, maka penyelesaian paling cepat di tahun depan.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, kami akan memperkuat dinding atau tanggul agar kapasitas Zona 5 bisa bertambah dari sisi ketinggian. Optimalisasi yang bersifat konstruksi, tetap di tahun depan, tidak bisa kami laksanakan dalam waktu dua bulan,” kata Saadiyah, Senin (11/5/2026).

Percepatan Penataan dan Pemadatan Sampah di Zona 5 TPA Sarimukti

Sembari menunggu tahapan konstruksi, DLH Jawa Barat saat ini fokus pada optimalisasi ruang yang tersisa di sisi utara Zona 5. Selama ini, tumpukan sampah cenderung menumpuk di titik penurunan atau unloading, akibat keterbatasan alat berat untuk menggeser beban sampah ke area yang masih kosong.

“Kami sedang menggeser sampah di sisi utara zona 5. Tapi karena ada keterbatasan alat berat, jadi sampahnya masih di titik unloading,” ucapnya.

Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Genjot Landfill Mining dan RDF untuk Optimalkan Zona 5 TPA Sarimukti

Sedangkan untuk mengatasi hal itu, pihaknya akan melakukan sewa alat berat tambahan guna mempercepat proses penataan dan pergeseran sampah. Langkah ini diharapkan mampu memaksimalkan sisa lahan yang tersedia, agar tidak terjadi penumpukan yang menghambat operasional harian.

“Kami akan menyewa alat berat untuk menggeser sampah ke wilayah Zona 5 yang masih kosong. Kami juga akan mengoptimalkan pemadatan sampah yang sempat terhambat karena ada kerusakan alat Compactor,” ujarnya.

Saadiyah memastikan upaya yang dilakukan DLH Jawa Barat ini, masih sesuai dengan spesifikasi teknis dari desain teknis Zona 5 TPA Sarimukti.

Memperpanjang Umur Operasional atau Menambah Kuota Sampah

Terkait kebijakan kuota pembuangan sampah dari wilayah aglomerasi Bandung Raya, Saadiyah menegaskan saat ini belum ada rencana penambahan. Pemprov Jabar masih menggunakan skema kuota lama sambil melakukan perhitungan ulang mengenai efektivitas sisa lahan.

“Kuota belum. Kami masih menggunakan kuota yang lama sampai nanti kami kemudian melakukan perhitungan,” tuturnya.

Kendati begitu, Saadiyah belum bisa memastikan, apakah optimalisasi Zona 5 TPA Sarimukti ini akan berujung pada penambahan kuota atau memperpanjang umur operasional TPA Sarimukti. “Jadi itu kan pilihan ya, mau nambah kuota tapi cepat habis atau menambah umur, misalkan begitu,” pungkasnya.

Baca Juga: Optimalisasi Zona 5 TPA Sarimukti Bukan Kendurkan Pengolahan Sampah di Hulu, Organik Selesai di Hulu

Adapun kuota pengiriman sampah dari Kota Bandung ke TPA Sarimukti sebanyak 981,31 ton per hari. Selanjutnya, Kabupaten Bandung 280,37 ton per hari, Kabupaten Bandung Barat 119,16 ton per hari, dan Kota Cimahi 119,16 ton per hari. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |