BRI Ciamis Dorong Perlindungan Karyawan SPPG Lewat Asuransi Mikro

22 hours ago 19

harapanrakyat.com,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Ciamis terus memperluas jangkauan perlindungan finansial, khususnya bagi sektor pelayanan publik. Terbaru, Bank BRI Ciamis menggandeng Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengintegrasikan layanan asuransi mikro bagi para karyawannya. 

Program ini dijalankan bersamaan dengan pembukaan tabungan sebagai bagian dari penguatan sistem keuangan internal. Langkah ini menjadi bentuk perhatian terhadap para karyawan SPPG yang memiliki mobilitas tinggi dan risiko kerja yang tidak sedikit.

Kepala Cabang BRI Ciamis, Bramastya Gadiansah, menjelaskan bahwa melalui lini BRI Life, karyawan SPPG ditawarkan produk Asuransi Mikro AMKKM (Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal Dunia). Produk ini dinilai terjangkau karena premi yang ditawarkan mulai dari Rp 50.000 per tahun.

“Tujuan kami memastikan para relawan tidak hanya memiliki tabungan, tetapi juga perlindungan. Dengan premi yang sangat ringan, mereka sudah mendapatkan jaring pengaman finansial selama satu tahun,” ujar Bramastya, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: BRI Ciamis Jemput Bola, Fasilitasi Rekening Gratis bagi Karyawan SPPG Panaragan

Ia menyebut, terdapat tiga manfaat utama yang bisa diperoleh peserta, yakni santunan rawat inap, perlindungan akibat kecelakaan yang menyebabkan cacat tetap, serta santunan kematian baik karena kecelakaan maupun sakit.

Pendekatan yang dilakukan juga bersifat inklusif. Proses pembukaan tabungan dilakukan bersamaan dengan edukasi mengenai pentingnya asuransi.

“Edukasi ini penting agar relawan memahami bahwa perlindungan finansial sama pentingnya dengan menabung,” tambahnya.

BRI berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi SPPG lainnya di Ciamis agar lebih sadar akan pentingnya asuransi bagi tenaga kerja mikro.

Baca Juga: BRI Ciamis Borong Penghargaan Asuransi Mikro, Ribuan Warga Kini Punya Perlindungan Finansial

Layanan BRI Ciamis Permudah Sistem Keuangan Karyawan SPPG

Sementara itu, salah satu akuntan SPPG Panjalu, Nida Khofiya Nurfitriani (24), mengungkapkan bahwa kehadiran layanan perbankan yang responsif sangat membantu operasional program pelayanan gizi.

Ia menyebut, sebanyak 47 karyawan di dapur SPPG telah resmi menjadi nasabah BRI melalui program pembukaan rekening massal.

“Langkah ini mempermudah distribusi hak relawan yang bertugas memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi,” katanya.

Menurutnya, integrasi layanan perbankan memberikan kemudahan, terutama dalam pengelolaan keuangan internal.

“Sebagai akuntan, saya sangat terbantu, terutama saat penggajian. Dengan satu sistem perbankan, proses transfer gaji menjadi lebih praktis melalui payroll,” jelasnya.

Selain kemudahan sistem, faktor aksesibilitas juga menjadi alasan utama pemilihan BRI. Jaringan kantor cabang yang luas, ketersediaan ATM, serta keberadaan Agen BRILink di berbagai wilayah memudahkan karyawan SPPG dalam bertransaksi.

“BRI paling banyak digunakan masyarakat. Biaya administrasinya terjangkau, dan akses transaksinya mudah karena BRILink ada di mana-mana,” tambahnya.

Tak hanya tabungan, sosialisasi layanan asuransi dari BRI Life juga mendapat respons positif dari para karyawan. Meski masih dalam tahap tindak lanjut, minat terhadap perlindungan kerja dinilai cukup tinggi.

Hal ini didorong oleh kemudahan layanan yang diberikan, termasuk pembukaan rekening secara jemput bola tanpa biaya.

Baca Juga: Dongkrak Ekonomi Lokal, BRI Ciamis Guyur KUR Mikro dan KPP Rp 242 Miliar untuk Ribuan Nasabah

“Responsnya sangat baik, apalagi prosesnya gratis dan langsung didatangi. Ini sangat membantu karyawan di sini,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |