harapanrakyat.com,- Setiap awal bulan, ada pemandangan yang rutin terjadi di sejumlah rumah para pensiunan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Bukan keluarga atau kerabat yang datang berkunjung, tetapi petugas bank BRI Unit Pasar Kota Ciamis yang mengetuk pintu rumah mereka.
Kehadiran petugas dari BRI itu dinantikan para pensiunan di Ciamis. Hal itu lantaran banyak nasabah pensiunan yang kini telah memasuki usia senja. Sebagian di antara pensiunan tersebut bahkan sudah tidak mampu lagi berjalan atau bepergian jauh ke kantor bank. Di tengah keterbatasan fisik tersebut, layanan jemput bola dari BRI menjadi jembatan yang menghubungkan para lansia dengan hak yang tetap harus mereka terima setiap bulan.
Bagi Ela Risa Insani (53), layanan tersebut bukan sekadar kemudahan administrasi. Kehadiran petugas BRI yang datang langsung ke rumah telah meringankan beban keluarganya selama merawat sang mertua, Omon, pensiunan Kejaksaan Ciamis yang kini tidak lagi memungkinkan untuk datang ke bank.
“Dengan adanya layanan jemput bola dari BRI ini, kami dari pihak keluarga merasa sangat terbantu. Mengingat usia orang tua yang sudah sepuh dan kondisinya tidak memungkinkan lagi untuk dibawa ke kantor bank, layanan langsung ke rumah seperti ini memang sangat kami perlukan. Terus terang bahkan kami nantikan setiap bulan,” tuturnya, Rabu (3/6/2026).
Menurut Ela, pelayanan yang diberikan petugas juga berlangsung ramah dan tanpa biaya apa pun. Hal itu membuat keluarganya merasa tenang dan nyaman setiap kali proses verifikasi dilakukan.
“Yang membuat kami semakin bersyukur, layanan dari petugas BRI ini sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Pelayanannya sangat ramah,” katanya.
Baca Juga: Tergiur Voucher Belanja Rp2 Juta, Guru SLB di Ciamis Jadi Korban Penipuan Digital
Keluarga Pensiunan Rasakan Manfaat Layanan Jemput Bola BRI Ciamis
Cerita serupa datang dari Asep Kusdiana (56), warga Kelurahan Kertasari, Ciamis. Ibunya, Yuyu Yuhanah (79), pensiunan pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), telah bertahun-tahun merasakan manfaat layanan tersebut.
Asep mengaku, kondisi fisik sang ibu yang sudah tidak lagi mampu berjalan membuat keluarga sangat bergantung pada pelayanan kunjungan rumah yang dilakukan BRI setiap bulan.
“Kami sekeluarga sangat mengucapkan terima kasih kepada BRI atas layanan gratis dan jemput bola ini. Layanan seperti ini sudah kami rasakan bertahun-tahun dan sangat membantu keluarga kami,” ungkapnya.
Menurut Asep, tanpa layanan tersebut, proses pencairan hak pensiun akan jauh lebih sulit. Hal itu karena kondisi ibunya yang terbatas untuk beraktivitas di luar rumah.
“Kondisi orang tua saya sekarang sudah sepuh dan tidak memungkinkan lagi untuk berjalan. Karena itu, ketika petugas datang langsung ke rumah setiap bulan, kami merasa sangat terbantu,” jelasnya.
Baca Juga: Cukup Bayar Rp50 Ribu Setahun, Petani di Ciamis Ini Rasakan Manfaat Asuransi Mikro BRI
Komitmen BRI Ciamis Layani Para Pensiunan di Ciamis
Di balik layanan yang dirasakan para lansia itu, BRI Unit Pasar Kota Ciamis memiliki komitmen untuk memastikan para nasabah pensiunan tetap mendapatkan pelayanan yang layak dan manusiawi.
Supervisor Operasional dan Layanan BRI Unit Pasar Kota Ciamis, Tya Pratama Putri Haprida, menjelaskan bahwa program kunjungan rumah tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap bulan sebagai bentuk pelayanan inklusif kepada nasabah yang sudah tidak mampu datang ke kantor unit.
“Layanan ini adalah komitmen konkret kami dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Banyak orang tua kita yang secara fisik sudah tidak sanggup lagi menempuh perjalanan ke bank. Karena itu, kami yang mendatangi mereka secara langsung dari rumah ke rumah,” ujarnya.
Selain memberikan kemudahan, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari proses otentikasi untuk memastikan penerima manfaat masih ada dan berhak menerima dana pensiun yang disalurkan.
Tya menjelaskan, dalam sejumlah kasus, dana pensiun diambil oleh pihak keluarga yang telah mendapatkan kuasa dari penerima hak. Karena itu, petugas perlu memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan tetap mengutamakan keamanan nasabah.
“Ketika pencairan dilakukan melalui keluarga atau kerabat yang mendapat surat kuasa, kami harus memastikan semuanya sesuai ketentuan. Tujuannya agar hak nasabah tetap tersalurkan dengan aman,” katanya.
Menurut Tya, layanan tersebut sepenuhnya gratis dan secara konsisten dilakukan setiap awal bulan.
Lebih dari sekadar menjalankan prosedur perbankan, kunjungan itu sering kali berubah menjadi ruang silaturahmi. Di ruang tamu rumah para lansia, petugas tidak hanya melakukan verifikasi data, tetapi juga berbincang mengenai kesehatan, keluarga, hingga cerita masa lalu para pensiunan.
Baca Juga: Kisah Ari dan Andi Bertahan di Tengah Sepinya Pasar Ciamis
Pendekatan sederhana itu membuat para lansia tidak merasa sedang berhadapan dengan institusi keuangan, tetapi dengan sahabat yang datang membawa perhatian. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

18 hours ago
14

















































