harapanrakyat.com,- Sebuah pohon kelapa berukuran besar tiba-tiba roboh dan menimpa rumah milik Ilah, warga Dusun Girimulya, RT 36, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Kamis (12/2/2026). Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan cukup serius pada bagian atap rumah korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa nahas itu terjadi setelah wilayah Pamarican dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak Rabu malam. Beruntung, meski kerusakan bangunan terlihat jelas, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah tersebut.
Anggota Tagana Kabupaten Ciamis, Baehaki Efendi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, penyebab pohon kelapa setinggi belasan meter itu roboh dan timpa rumah, diduga kuat akibat faktor cuaca ekstrem. Selain itu juga, kondisi fisik pohon yang sudah tidak sehat.
“Robohnya pohon kelapa tersebut diakibatkan oleh guyuran hujan yang terjadi pada Rabu malam. Kondisi bagian bawah atau pangkal pohon kelapa tersebut juga terpantau sudah terlihat lapuk, sehingga tidak kuat menahan beban saat tanah melunak,” ungkap Baehaki kepada harapanrakyat.com, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Dua Rumah di Pamarican Ciamis Rusak Tertimpa Pohon
Korban Syok Saat Pohon Kelapa Roboh Timpa Rumah
Mendapat laporan tersebut, jajaran relawan Tagana Kabupaten Ciamis langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan pendataan, mengevakuasi, dan membantu pemilik rumah.
“Pagi ini kami dari unsur Tagana bersama para relawan dan warga setempat akan melakukan evakuasi material pohon kelapa yang menimpa rumah Ibu Ilah. Kami bergotong-royong memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin agar beban rumah berkurang,” tambahnya.
Meski pemilik rumah mengalami syok, Baehaki memastikan bahwa penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum kerusakan lebih parah terjadi. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya kerugian materil akibat pohon kelapa roboh berupa kerusakan atap yang saat ini sedang dalam penanganan,” pungkasnya.
Pihak pemerintah desa setempat pun mengimbau agar warga tetap waspada, terutama bagi mereka yang memiliki pohon besar di dekat pemukiman. Hal itu mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Ciamis. (Suherman/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

1 week ago
27

















































