harapanrakyat.com,- Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Ciamis mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga kreatif untuk mengadu ide dalam Lomba Inovasi Daerah 2026. Pasalnya, ada pesan besar tema “Kolaborasi dan Partisipasi dalam Pemanfaatan Sumber Daya Secara Efektif, Efisien, dan Berkelanjutan” tersebut.
Kepala Bapperida Kabupaten Ciamis, David Firdha, menyebutkan bahwa ajang ini bukan sekadar rutinitas tahunan. “Setiap tahun kami selalu menyelenggarakan kegiatan Lomba Inovasi Daerah 2026, tetapi makna lomba ini bukan sekadar inovasi sekali pakai. Ini menjadi tujuan untuk semangat kolaborasi dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan,” terang David, Selasa (13/1/26).
Baca juga: Pramuka Kwarcab Ciamis Gelar Rapat Paripurna 2026, Susun Prioritas Program Kepramukaan
Ia pun menekankan pentingnya sinergi dan semangat kolaborasi yang harus dikedepankan. Menurutnya, inovasi yang baik adalah inovasi yang lahir dari kerja sama dan dapat bertahan lama.
“Kita ingin inovasi yang muncul itu hasilnya kolaborasi. Jadi bukan cuma bagus di atas kertas, tapi benar-benar bisa jalan, bermanfaat, dan yang paling penting adalah berkelanjutan,” ujarnya.
Peserta Lomba Inovasi Daerah 2026
Melihat antusiasme yang luar biasa ini, Bapperida memutuskan untuk memberi ruang lebih luas bagi para inovator dengan memperpanjang masa pendaftaran hingga 15 Januari 2026. Bahkan, strategi ini terbukti ampuh. Per Selasa (13/1) tercatat sudah ada 144 peserta yang mendaftarkan ide-ide brilian mereka, mulai dari urusan pelayanan publik hingga tata kelola pemerintahan yang lebih sederhana.
David menambahkan, Bapperida menggandeng tim penilai dari luar pemerintahan agar penilaian kompetisi ini benar-benar berkualitas. Tim tersebut terdiri dari akademisi perguruan tinggi, tokoh masyarakat, sampai pegiat sosial.
“Semua prosesnya kita buat transparan. Dari seleksi administrasi sampai validasi lapangan nanti, tim independen yang pegang kendali. Puncaknya, pengumuman pemenang bakal jadi kado spesial di Hari Jadi Kabupaten Ciamis nanti,” tambahnya.
Baca juga: KBM FISIP Universitas Galuh Ciamis Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera
Menariknya, para pemenang Lomba Inovasi Daerah 2026 tidak hanya akan berhenti di level kabupaten. Bapperida sudah menyiapkan jalur khusus bagi mereka untuk berlaga di tingkat provinsi.
“Untuk kategori masyarakat umum, kami akan fasilitasi menuju Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB). Sementara bagi ASN, mereka akan diikutsertakan dalam ajang PNS Berprestasi di level provinsi melalui dukungan BKPSDM,” ungkap David.
Di balik perlombaan ini, David menyebut ada target serius yang ingin dicapai pemerintah, yaitu mendongkrak Indeks Inovasi Daerah (IID) dan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Ciamis. “Harapannya, semoga inovasi yang lahir nanti jangan cuma berhenti jadi juara saja. Tapi harus bisa menjadi contoh untuk dilaksanakan, dikembangkan, dan direplikasi oleh berbagai pihak,” pungkasnya. (Fahmi/R6/HR-Online)

3 hours ago
3

















































