Fokus Zero Waste dan Smart Village, 224 Mahasiswa KKN Diterjunkan ke 12 Desa di Tanjungkerta Sumedang

4 hours ago 2

harapanrakyat.com,- Sebanyak 224 mahasiswa Universitas Sebelas April (Unsap) Sumedang mulai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (13/1/2026).

Para mahasiswa tersebut, akan disebar ke 12 desa di Kecamatan Tanjungkerta dengan fokus utama pada pengelolaan lingkungan melalui program Zero Waste, serta pengembangan konsep desa cerdas atau smart village.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsap, Prof. Akadun menjelaskan, tema Zero Waste menjadi penugasan utama mahasiswa, sejalan dengan program prioritas Pemerintah Daerah Sumedang. Namun, pelaksanaan KKN tidak hanya terbatas pada pengelolaan sampah, melainkan juga diarahkan untuk mendorong desa menuju konsep smart village.

“Smart village tidak hanya soal teknologi digital, tetapi mencakup penguatan ekonomi desa, tata kelola pemerintahan, hingga kesadaran lingkungan,” katanya.

Baca Juga: Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Super Flu di Sumedang, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Ia menyebutkan, tiga aspek utama yang menjadi fokus KKN kali ini meliputi smart environment, smart economy, dan smart government. Ketiga konsep tersebut diharapkan dapat berjalan secara terpadu di setiap desa lokasi KKN.

Mahasiswa yang diterjunkan berasal dari enam fakultas, antara lain FISIP, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknologi Informasi, fakultas kesehatan, pendidikan, serta fakultas lain yang relevan. Setiap desa ditempati oleh mahasiswa lintas disiplin ilmu agar program kerja dapat saling melengkapi.

“Digitalisasi desa akan banyak ditangani mahasiswa teknologi informasi, penguatan UMKM oleh mahasiswa ekonomi, pelayanan publik oleh FISIP, dan isu lingkungan serta kesehatan oleh fakultas terkait,” tambahnya.

Camat Tanjungkerta Bangga Wilayahnya Jadi Lokasi Mahasiswa Unsap Sumedang KKN

Sementara itu Camat Tanjungkerta, Indra Wahyudinata mengaku bangga dan antusias atas pelaksanaan KKN Unsap di wilayahnya. Ia menyebutkan, kehadiran mahasiswa sangat membantu percepatan pembangunan desa menuju desa modern dan mandiri.

“Sebagai alumni Unsap, saya merasa bangga. Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu ini sangat dibutuhkan desa. Baik dalam manajemen pemerintahan, pelayanan publik, kesehatan, teknologi, maupun pendidikan,” kata Indra.

Baca Juga: Ribuan Bobotoh Padati Pendopo Sumedang, Nobar El Clasico Berlangsung Meriah dan Kondusif

Ia juga menekankan pentingnya sinergi mahasiswa dengan instansi terkait, khususnya di bidang kesehatan. Menurutnya, program kesehatan tahun 2026 akan difokuskan pada penanganan tuberkulosis (TBC), sehingga mahasiswa diharapkan dapat berkolaborasi dengan puskesmas setempat.

“Mahasiswa kesehatan nanti akan dibimbing langsung oleh puskesmas. Sementara mahasiswa keguruan bisa berkontribusi di sekolah-sekolah. Harapannya, program Jero Waste dan smart village benar-benar terwujud di seluruh desa di Kecamatan Tanjungkerta,” katanya.

Selain KKN, Indra juga berharap Unsap dapat membuka peluang magang bagi mahasiswa di lingkungan pemerintahan kecamatan dan desa. Menurutnya, pengalaman magang akan membekali mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus.

“Sehingga nanti lulusan Unsap ini apabila sudah magang, sudah tidak kaku lagi dan siap berkompetisi di dunia kerja setelah menjadi alumni,” pungkasnya.

Baca Juga: Wabup Fajar Aldila Imbau Bobotoh di Sumedang Jaga Kondusivitas Jelang Laga Persib Vs Persija

Sebelumnya sebanyak 1.372 mahasiswa Unsap secara resmi diterjunkan untuk melaksanakan KKN di 68 desa yang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Ganeas, Pamulihan, Cimalaka, Buahdua, Tanjungkerta, dan Surian. Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila di Kampus Universitas Sebelas April pada Selasa, 13 Januari 2026. (Aang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |