Sejumlah Calon Pengantin di Garut Diduga Kena Tipu WO, Uang Resepsi Pernikahan Dibawa Kabur

6 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Merasa ditipu wedding orgenizer (WO), sejumlah keluarga calon pengantin asal Garut, Jawa Barat, adukan pengelola wedding ke polisi karena dianggap telah membawa kabur uang resepsi. Para korban terpaksa harus membayar ulang kepada WO lain agar pesta hajat pernikahan tetap berlangsung.

Belasan calon pengantin asal Garut ini pun ramai-ramai mendatangi Polres Garut. Mereka merasa telah ditipu oleh pengelola WO berinisial AM. Para korban itu sebelumnya telah membayar WO yang dikelola AM agar bisa mengurus seluruh pesat pernikahan, namun saat waktunya hajat tiba WO tersebut malah menghilang.

Baca Juga: Seekor Monyet Liar di Garut Turun Gunung dan Serang Warga, Satu Lansia Terluka

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut mengatakan, sudah ada tiga orang korban yang telah membuat laporan resmi di Polres Garut, namun menurut informasi yang beredar jumlah calon pengantin yang telah membayarkan Down Payment (DP) berjumlah 19 orang.

“Ada yang sudah membayar DP ada juga yang telah membayar lunas. Jadi korban korban ini harus membayar lagi vendor lain karena WO saat dihubungi hingga saat ini tidak menjawab,” kata AKP Joko Prihatin, Kasat Reskrim Polres Garut, Selasa (13/1/2026).

Polisi Periksa Sejumlah Saksi Kasus Dugaan Penipuan WO terhadap Calon Pengantin di Garut

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman termasuk memeriksa sejumlah saksi. Untuk korban yang telah melewati jatuh tempo atau resepsinya telah berlangsung ada 3 pengantin. Sisanya 16 calon pengantin lain baru membayar DP dan hari resepsinya belum jatuh tempo.

Baca Juga: Gaji ASN Garut Terlambat Satu Pekan, Bupati Syakur Ungkap Penyebabnya

“Masih dalam proses pendalaman. Yang jadi korban yang telah membuat laporan ada 3 orang. Jadi memang yang telah membayar DP kepada WO ini berjumlah 19 orang tapi baru 3 yang sudah lewat jatuh tempo sisanya yang 16 lagi belum,” tambahnya. 

Para calon pengantin yang telah membayar DP kepada pengelola WO bervariatif. Ada yang telah membayar DP Rp 20 juta sampai Rp 30 juta, ada juga yang telah melunasinya sejak jauh-jauh hari.

Selain persoalan uang muka, Joko juga menerangkan sempat ada keluarga pengelola wedding konsultasi bahwa yang bersangkutan hilang pergi dari rumah. Menghilangnya pengelola WO tersebut diduga kuat akan lari dari persoalan ini.  

Baca Juga: Warga Banyuresmi Garut Geger, Mayat Pria Misterius Ditemukan Tertutup Sampah di Selokan Kering

“Ada yang Rp 20 juta ada juga Rp 30 juta bahkan ada yang sudah lunas. Memang ada keluarga pengelola WO itu berkonsultasi bahwa yang bersangkutan pergi entah ke mana. Kaitannya apakah menghindari persoalan ini atau bukan tentunya kita masih penyelidikan,” tutupnya. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |