harapanrakyat.com,- Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat memastikan pembinaan siswa SMA dan SMK nakal di barak militer tetap berlanjut tahun ini. Sebab, tujuan pembinaan dari pembinaan di barak militer ini untuk membentuk karakter yang masuk pada program Pendidikan Karakter Gerbang Panca Waluya.
Kepala Disdik Jawa Barat, Purwanto mengatakan, meski ada ada keterbatasan anggaran di tahun ini, pembinaan siswa nakal di barak militer tetap berlanjut.
Siswa yang akan menjalani pembinaan di barak militer ada anak-anak yang mendapatkan rujukan atau referral dari sekolah berdasarkan penilaian guru Bimbingan Konseling (BK).
Baca Juga: Dana Beasiswa Pelajar Miskin di Sekolah Swasta Tidak Ada di APBD 2026, Dedi Mulyadi: Tunggu Dapodik
“Kami tetap melaksanakan pembinaan di barak militer, walaupun anggarannya terbatas. Yang menjalani pembinaan itu anak-anak yang masuk kategori berat, itu nanti ada rujukan dari pihak sekolah dan guru BK masing-masing,” kata Purwanto, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, langkah pembinaan siswa nakal di barak militer, karena mereka mereka memerlukan perlindungan dan penanganan khusus. Mekanisme pelaksanaan pembinaan di barak militer juga tidak akan berbeda pada tahun sebelumnya.
Purwanto menyebut, pola pendidikan untuk menangani perilaku menyimpang atau masalah kedisiplinan tingkat tinggi tidak bisa hanya mengandalkan peran sekolah, melainkan harus ada dukungan dari orang tua maupun orang tua.
Baca Juga: Sengketa Lahan SMAN 13 Bandung Mengancam Keberlangsungan Pendidikan
“Anak-anak itu butuh perlindungan khusus, tidak cukup di sekolah, tapi masyarakat dan orang tua juga harus memberikan dukungan. Pendidikan itu tidak tunggal di sekolah, masyarakat harus jadi ekosistem,” ujarnya.
Alokasi Anggaran Rp2 Miliar untuk Pembinaan Siswa di Barak Militer Jawa Barat
Mengenai alokasi dana, Purwanto menuturkan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk program Pendidikan Karakter Gerbang Panca Waluya.
Pembinaan siswa nakal di barak militer menjadi salah satu cakupan program Pendidikan Karakter Gerbang Panca Waluya. Selain itu ada penguatan sekolah melalui sejumlah pelatihan, penyusunan modul, dan lainnya.
“Ada Rp2 miliaran kalau engga salah. Yang barak militer itu ada di anggaran Panca Waluya,” tuturnya.
Baca Juga: Soal Sengketa Lahan SMAN 13 Bandung, Ini Kata KCD Pendidikan VII Jawa Barat
Ia pun berharap ke depan siswa yang sempat mengalami kendala perilaku dapat kembali memiliki kedisiplinan yang kuat dan karakter yang lebih baik lagi. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

6 days ago
25

















































