Datangkan Robert Sanchez dari Chelsea, Bikin Posisi Emil Audero di Como Terancam?

6 hours ago 8

Awan kelabu tengah menggelayuti karier dan posisi penjaga gawang andalan Timnas Indonesia, Emil Audero, di klub Liga Italia, Como. Menjelang bergulirnya ajang prestisius FIFA ASEAN Cup 2026, posisi kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, tersebut terancam terpinggirkan. Hal itu menyusul langkah manajemen klub mendatangkan amunisi anyar di bawah mistar gawang.

Baca Juga: Pengamat Sepak Bola Kritik Performa Ole Romeny Menurun, Beberkan 2 Alasannya

Como dikabarkan telah mencapai kesepakatan prinsipiil untuk memboyong penjaga gawang asal Spanyol, Robert Sanchez, dari klub Premier League, Chelsea. Pemain berusia 28 tahun itu diproyeksikan merapat ke Stadion Giuseppe Sinigaglia dengan status pinjaman berdurasi satu musim penuh. Durasinya berlaku hingga akhir kompetisi 2026/2027, tanpa menyertakan opsi pembelian permanen.

Masuknya nama Sanchez praktis mengubah peta persaingan internal skuad besutan pelatih kepala Cesc Fabregas. Sekaligus juga posisi Emil Audero sebagai kiper utama Como. Terlebih, klub Liga Italia ini baru saja melepas kiper lain, Noel Tornqvist, ke sesama kontestan Serie A, AC Monza, juga dengan skema peminjaman.

Bagi Robert Sanchez, kepindahan ini menjadi babak baru setelah posisinya di London Barat tergeser. Dinamika di Chelsea berubah drastis pasca-kedatangan kiper berpengalaman asal Argentina, Emiliano Martinez, dari Aston Villa.

Martinez langsung mengunci posisi sebagai pilihan utama manajer Chelsea di awal musim 2026/2027. Sehingga, memaksa Sanchez yang musim lalu mencatatkan 35 penampilan sebagai starter di Premier League, harus mencari menit bermain di tempat lain.

Bagi Como, kebijakan transfer ini sangat krusial mengingat jadwal padat yang menanti di depan mata. Tim asuhan Cesc Fabregas harus membagi fokus di tiga ajang berbeda sekaligus. Kompetisi domestik Serie A, Coppa Italia, serta panggung elite benua biru, Liga Champions.

Kehadiran Sanchez tentu menambah kedalaman skuad. Di mana, ia diprediksi bakal langsung bersaing ketat dengan Jean Butez untuk memperebutkan pos utama pengawal gawang Lariani.

Baca Juga: Babak Baru Karier Mees Hilgers; Tinggalkan FC Twente dan Merapat ke SC Heerenveen

Posisi Terancam di Como, Dilema Menit Bermain bagi Emil Audero

Namun, dinamika tersebut justru membawa angin kurang sedap bagi Audero. Usai merampungkan masa peminjaman beruntun, masing-masing di Palermo pada paruh kedua musim 2024/2025 serta semusim penuh bersama Cremonese pada 2025/2026, Audero sejatinya berharap bisa memperjuangkan tempat utamanya di Como musim ini.

Bersama Cremonese sepanjang musim 2025/2026 lalu, kiper berdarah Italia-Indonesia ini sempat mencatatkan jam terbang yang begitu kompetitif. Ia mengemas 34 penampilan di Serie A serta membukukan total 3.060 menit bermain di atas lapangan.

Sekembalinya ke Como untuk musim 2026/2027, situasi belum sepenuhnya berpihak pada Emil Audero, di mana posisi sebagai kiper lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan. Dengan masuknya Robert Sanchez, hirarki penjaga gawang Como berpotensi menempatkan Audero turun ke urutan ketiga di bawah Butez dan Sanchez.

Satu sisi, Emil Audero sangat membutuhkan jaminan posisi dan menit bermain secara reguler. Di sisi lain, jendela bursa transfer musim panas 2026 kini telah memasuki fase-fase krusial penutupan.

Kendati demikian, manajemen Como tetap memandang Audero memiliki nilai strategis. Statusnya sebagai pemain lokal (regulasi home-grown), menjadi aspek penting bagi klub untuk memenuhi kuota komposisi skuad dalam keikutsertaan mereka di kompetisi Eropa, termasuk Liga Champions UEFA.

Namun situasi pelik yang dihadapi pemain berusia binaan Juventus tersebut turut memantik perhatian khusus bagi pencinta sepak bola nasional. Pasalnya, menjelang keikutsertaan Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026, tingkat kebugaran serta konsistensi menit bermain di level kompetisi tertinggi klub Eropa menjadi indikator fundamental. Hal itu agar pemain tetap berada dalam performa puncak.

Baca Juga: Lebih Cinta Indonesia, Luke Vickery Tolak Tawaran Klub Inggris!

Kini, ujian mental dan profesionalisme tengah diuji. Emil Audero dituntut untuk bekerja jauh lebih keras di sesi latihan guna mengamankan posis dan memikat hati Cesc Fabregas. Namun juga, sekaligus bersiap mengambil keputusan cepat demi menyelamatkan masa depan kariernya di tengah tenggat bursa transfer yang semakin mendesak. (Adi/R5/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |