Film Children of Heaven dari Iran akan diadaptasi menjadi versi Indonesia dengan pendekatan lokal yang relevan dan emosional untuk penonton masa kini. Penggarap film Indonesia ini ialah sineas berpengalaman serta memahami ceritanya dengan kuat. Hanung Bramantyo bertanggung jawab sebagai sutradara proyek ini.
Baca Juga: Ahlan Singapore, Film Romantis Indonesia Berlatar Keindahan Negeri Singa
Hanung sendiri pernah mewakili Iran dalam Academy Awards 1998 kategori Best Foreign Language Film yang kini bernama Best International Feature Film oleh industri global. Sang sutradara menyebut film Iran ini pernah menjadi bahan kuliah pentingnya di Institut Kesenian Jakarta. Kala itu, ia membentuk perspektif penyutradaraan yang mempengaruhi visinya dalam adaptasi ini secara mendalam dan konsisten baru.
Children of Heaven Versi Indonesia
Film legendaris Iran Children of Heaven kini resmi hadir dalam versi Indonesia lewat MD Pictures dan langsung menarik perhatian publik setelah pengumuman di Instagram resmi mereka. Hanung Bramantyo mengarahkan proyek ini bersama aktor ternama. Hanung berusaha menghadirkan kisah menyentuh yang mencerminkan kenyataan sosial Indonesia masa kini.
Majid Majidi menulis dan menyutradarai film asli tahun 1997 yang meraih nominasi Oscar 1998. Sehingga penonton mengenang sebagai film keluarga paling menyentuh. Cerita memang sederhana namun kuat yang menyentuh penonton lintas generasi hingga sekarang.
Sinopsis
Sinopsis film ini mengikuti Ali (9 tahun) dan adiknya Zahra yang hidup miskin di permukiman padat. Ali kehilangan sepatu Zahra setelah pemulung mengambilnya saat ia menaruhnya di pinggir jalan. Ia takut dimarahi lalu menyembunyikan kejadian itu dan berjanji mengganti suatu hari nanti.
Mereka kemudian bergantian memakai sepatu lusuh milik Ali agar tetap bisa sekolah dalam Children of Heaven. Zahra berangkat pagi lalu berlari pulang agar Ali sekolah siang tepat waktu. Ali sering terlambat namun tetap diam kepada guru karena merasa bersalah.
Kisah dalam film ini menampilkan kerasnya hidup sekaligus kasih sayang saudara yang kuat. Lomba maraton memberikan peluang hadiah sepatu bagi juara ketiga. Sehingga, Ali berlatih keras setiap hari dan berharap membawa pulang sepatu baru untuk Zahra.
Saat lomba berlangsung ia justru meraih juara pertama. Kemudian, Ali menangis haru. Nah, adaptasi Indonesia oleh Hanung Bramantyo bakal menambahkan sentuhan lokal namun tetap menjaga esensi cerita keluarga sederhana.
Pemain Versi Indonesia
Film adaptasi Indonesia Children of Heaven menampilkan Jared Ali sebagai Ali dan Humaira Jahra jadi Zahra. Kemudian ada Andri Mashadi memerankan Karim dan Faradina Mufti berperan sebagai Fatimah. Ada juga Muhadkly Acho yang hadir sebagai Slamet.
Baca Juga: Film Antara Mama Cinta dan Surga: Kisah Pergulatan Iman dan Tradisi Keluarga
Selanjutnya, Lolox akan memerankan karakter Roy, Dodit Mulyanto sebagai Suraji, serta Reza Nangin jadi Sutoyo. Pemeran lain ialah Benidictus Siregar memerankan Bambang dan Varen sebagai Bara. Selain itu juga ada Slamet Rahardjo berperan sebagai Eyang Mulyadi dan Oki Rengga jadi Bowo.
Penulis naskah Oka Aurora dan Hanan Novianti menghadirkan adaptasi kuat bernuansa lokal. Kolaborasi lintas generasi ini membangun karakter hangat dan emosional. Publik menanti penayangan film dan berharap kisah klasik terasa relevan bagi penonton Indonesia.
First Look-nya Bikin Nyesek
First look film Children of Heaven versi Indonesia rilis lewat kanal YouTube MD Pictures pada 19 Desember 2025 lalu dan langsung memicu respons positif penonton. Cuplikan singkat menampilkan kearifan lokal. Misalnya saja adegan mengupas singkong hingga dialog Ali dan Zahra yang berasal dari daerah Jawa.
Visual sepatu kumal di antara sepatu bagus terasa sangat menyayat. Tampilan tersebut kian memperkuat konflik kakak beradik yang merahasiakan masalah karena keterbatasan ekonomi mereka. Adegan jembatan juga menambah ketegangan saat Ali menunggu Zahra untuk bergantian memakai sepatu sebelum sekolah.
Kesepakatan berbagi sepatu memicu masalah baru seperti risiko terlambat masuk kelas yang membuat emosi penonton semakin tersentuh. Warna gambar bernuansa sendu menegaskan atmosfer haru. Hal tersebut juga kian mempertegas pesan kemanusiaan yang kuat dalam cerita adaptasi lokal ini.
Siap Tayang 2026
Produser Manoj Punjabi menilai proyek ini sebagai waktu tepat untuk hidupkan lagi kisah yang hampir 3 dekade dikenang dunia perfilman. Ia menyatakan tim memulai syuting pada Rabu, 8 Oktober 2025. Ia juga menargetkan penayangan film pada 2026 dengan harapan menarik generasi baru penonton.
“Children of Heaven ini IP dari tahun 1997, hampir 30 tahun. Timing-nya pas. Kami mulai syuting hari Rabu, 8 Oktober 2025, dan siap tayang 2026 dengan dukungan pemain dan kru yang luar biasa,” kata Manoj.
Baca Juga: Titip Bunda di Surga-Mu, Film Drama Keluarga Penuh Haru Tayang Februari 2026
Meski jadwal tayang Children of Heaven belum memiliki tanggal resmi, antusiasme penonton sudah terasa kuat sejak awal pengumuman. Versi Indonesia dari Children of Heaven menargetkan hadirkan kembali kehangatan serta pesan kemanusiaan dari cerita klasik yang abadi. Sentuhan budaya lokal membuat cerita terasa lebih dekat dan relevan bagi penonton tanah air. Jadi, sudah siapkan menanti film yang memulai proses syutingnya di Semarang, Jawa Tengah ini? (R10/HR-Online)

18 hours ago
13

















































