Bawa Kabur Belasan Gram Emas, Begini Kronologi Penipuan Berkedok Terapi Kesehatan di Ciamis

1 day ago 9

harapanrakyat.com,- Warga Dusun Sindanggirang, Desa Cipaku, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, menjadi korban dugaan penipuan berkedok terapi kesehatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (19/7/2026) siang dan menimpa Eruk (60), warga RT 04/06, Dusun Sindanggirang, Desa Cipaku.

Baca Juga: Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Jadi Korban Scamming, Uang Rp1 Miliar di Rekening Raib

Modus yang digunakan pelaku memanfaatkan kepercayaan korban dengan berpura-pura memberikan terapi kesehatan. Akibat aksi pelaku, korban kehilangan perhiasan emas belasan gram serta uang tunai Rp2 juta, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Korban Penipuan Berkedok Terapi Kesehatan Rugi Rp10 Juta

Resa, tetangga korban, membenarkan kejadian tersebut. Ia menuturkan, bahwa peristiwa bermula ketika dua orang pelaku, seorang laki-laki dan seorang perempuan, datang ke rumah Eruk dengan mengenakan atribut lengkap layaknya petugas kesehatan.

“Saat itu korban sedang duduk di teras rumahnya. Pelaku datang menggunakan sepeda motor dan mengaku ingin melakukan sosialisasi. Sekaligus juga memberikan terapi pengobatan,” tutur ujar Resa saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Cerita Agen BRILink Ciamis Lolos dari Upaya Pembobolan Rekening

Sebelum melancarkan aksinya, pelaku sempat membangun kepercayaan korban dengan melontarkan sejumlah pertanyaan, terkait berbagai bantuan pemerintah yang diterima oleh lansia tersebut. Setelah merasa korban penipuan berkedok terapi kesehatan cukup percaya, pelaku mulai menggiringnya ke dalam skenario pengobatan.

Dalam proses tersebut, pelaku memberikan instruksi kepada korban untuk melepaskan seluruh perhiasannya. Dengan dalih prosedur medis yang ketat, korban diminta melepas kalung emas serta dua cincin yang dikenakannya, karena dianggap tidak diperbolehkan selama proses terapi berlangsung.

“Korban kemudian diminta berdiri sambil menginjak alat yang disebut sebagai alat terapi. Di saat perhatian korban teralihkan itulah, pelaku leluasa melancarkan aksinya,” jelas Resa.

Setelah sekitar 20 menit berlalu, pelaku penipuan berkedok terapi kesehatan ini meminta korban untuk tetap berada di posisinya. Namun, ketika korban mulai merasa curiga karena pelaku tidak kunjung kembali, ia baru menyadari bahwa kedua orang asing tersebut telah melarikan diri dari lokasi.

Baca Juga: Bikin Geleng-Geleng Kepala, Pria Asal Ciamis Diduga Tipu Calon Mertua di Garut dengan Janji Renovasi Rumah

Saat diperiksa, perhiasan emas seberat belasan gram dan uang tunai Rp2 juta yang sebelumnya diletakkan di dekatnya telah raib. “Total kerugian yang diderita korban ditaksir mencapai Rp10 juta,” pungkasnya. (Dji/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |