Ancaman Crypto Winter 2026, Diprediksi Harga Bitcoin Terjun Turun 

5 hours ago 8

Dalam beberapa bulan terakhir, ancaman Crypto Winter 2026 merubah aset terbesar di dunia mengalami penurunan tajam. Hal ini sangat memicu peringatan baru, khususnya dari sejumlah analis terhadap potensi berlanjutnya tren bearish.

Baca Juga: Mengenal Bursa Kripto ICEXL dan Potensinya di Pasar Aset Digital

Prediksi Ancaman Crypto Winter 2026 Terhadap Harga Bitcoin

Pada, Senin (16/2/2026), chief strategist Zacks Investment Research John Blank telah memperkirakan akibat dari Crypto Winter 2026 menyebabkan harga bitcoin berpotensi turun sampai ke level 40.000 dollar AS dalam enam sampai delapan bulan ke depan.

Siapa sangka akibat adanya ancaman Crypto Winter menjadi penyebab melemahnya permintaan, menurunkan likuiditas pasar, sampai potensi tekanan jual terhadap pemegang institusional besar.

Perkiraan ini mencerminkan kemungkinan koreksi signifikan mulai dari level puncak bitcoin sebelum, sekaligus menegaskan volatilitas tetap menjadi karakter utama pasar Crypto. Sehingga menjadikan aset digital semakin terintegrasi dengan sistem keuangan global.

Bitcoin Masuk Bear Market Usai Alami Penurunan Tajam

Bitcoin resmi masuk Bear Market usai alami penurunan tajam dari level tertinggi 126.000 dollar AS. Di awal Februari 2026, harga bitcoin turun hampir 37% dari puncak jayanya akibat Crypto Winter. Hal ini jadi tanda jika fase koreksi besar usai reli panjang.

Baca Juga: Mengenal Karakteristik dan Jenis-Jenis Stablecoin Crypto

Blank secara resmi menjelaskan jika estimasi penurunan harga BTC sampai 40.000 dollar AS adanya sebab pola pergerakan harga bitcoin sebelum dengan siklus pasar berulang.

Adanya risiko penurunan berkaitan dengan karakteristik historis siklus pasar bitcoin. Sering kali alami periode koreksi panjang usai fase kenaikan signifikan.

Tak heran jika penurunan ini menjadi konteks perubahan sentimen investor agar jauh lebih berhati-hati terhadap aset berisiko. Pada saat investor beralih ke pendekatan risk-off, otomatis aset bitcoin cenderung alami tekanan jual lebih besar.

Siklus dari Crypto Winter Bertahan Setahun Lebih 

Salah satu yang jadi faktor utama mendasar atas prediksi menurunnya harga bitcoin, ada pada karakteristik historis Crypto Winter. Sebuah periode panjang saat harga aset alami penurunan maupun stagnasi signifikan. Blank menegaskan jika historis dan  periode berlangsung selama 12-18 bulan.

Adanya mempertimbangkan durasi, beliau menilai jika fase bearish kemungkinan masih berada di tahap awal. Sehingga tekanan penurunan harga bisa berlanjut sampai beberapa bulan ke depan.

Risiko Tekanan Jual

Sedangkan untuk faktor lain yang menjadi ancaman mempercepat penurunan harga bitcoin, ada pada potensi tekanan jual pemegang bitcoin korporasi besar. Upaya strategi perusahaan pimpinan Michael Saylor, seorang pemegang bitcoin korporasi terbesar dunia, kepemilikan sekitar 713.502 bitcoin sekitar 3% dari total suplai global. 

CEO Strategy Phong Le, juga menegaskan jika perusahaan bisa menjual sebagian bitcoin untuk upaya terakhir. Hal ini dilakukan apabila rasio tertentu mencerminkan nilai perusahaan daripada kepemilikan bitcoin turun di bawah ambang batas tertentu.

Faktor Institusional dan Prospek Pasar 

Meskipun menghadapi tekanan Crypto Winter, pasar tetap mengutamakan menarik perhatian investor institusional. Beberapa analis telah mencatat, jika adopsi institusional mampu membantu mengurangi volatilitas jangka panjang. Walaupun belum sepenuhnya hilangkan siklus penurunan. Menjadikan sejumlah investor tetap optimistis akan prospek jangka panjang bitcoin, walaupun volatilitas jangka pendek tetap tinggi.

Baca Juga: OJK Perkuat Strategi Pengawasan Aset Kripto demi Keamanan Investor

Penurunan harga bitcoin di beberapa bulan terakhir 2026 akibat Crypto Winter, tetap mencerminkan kompleksitas faktor mempengaruhi pasar. Namun mulai dari dinamika investor institusional sampai karakteristik teknis pasar, kembangkan ekosistem. Adapun faktor seperti adopsi institusional, regulasi, sampai perkembangan teknologi terus mempengaruhi arah harga bitcoin dalam jangka panjang meskipun dengan bayang-bayang ancaman Crypto Winter 2026. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |