Tolak Skema Anggaran, BMPS Jawa Barat Bantah Disdik Soal Kerja Sama Sekolah Swasta

3 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jawa Barat membantah keras klaim Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mengenai kerja sama dengan ratusan sekolah swasta. BMPS juga menolak skema anggaran Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Ketua BMPS Jawa Barat, Agus Sriyanta mengatakan, terkait adanya 751 sekolah swasta yang telah sepakat menjalin kemitraan dengan Disdik Jawa Barat adalah tidak benar.

“Kami dari BMPS menyatakan bahwa klaim tersebut masih hoaks. Itu tidak betul karena kami memegang datanya. Jika angka 700-an itu memang ada, silakan tunjukkan secara transparan ke publik sekolah mana saja yang sudah menandatangani kesepakatan,” ujar Agus di Bandung, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: SPMB Tahun Ini Paling Kacau, BMPS Jawa Barat Buka-bukaan Data Daya Tampung Swasta

Agus menyayangkan sikap sepihak pemerintah yang melempar klaim ke publik tanpa pernah mengajak bicara BMPS. Padahal BMPS merupakan organisasi induk yang menaungi yayasan-yayasan penyelenggara sekolah swasta di Jawa Barat.

“Sampai saat ini kami membantah, belum ada kerja sama itu,” ujarnya.

BMPS Jawa Barat: Anggaran Minim Berpotensi Turunkan Mutu Pendidikan

Selain itu, BMPS Jawa Barat menyoroti nominal Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) sebesar 1,5 juta rupiah dan SPP sebesar 100 ribu rupiah per bulan untuk setiap murid dari Pemprov.

Menurutnya, nominal SPP 100 ribu rupiah per bulan tidak akan mampu menutupi operasional sekolah. Seperti pembiayaan gaji guru, tagihan listrik, hingga biaya perawatan fasilitas belajar-mengajar.

“Sekolah swasta itu kebutuhannya banyak, untuk gaji guru, untuk biaya operasional, terus macam-macam lah, untuk bayar listrik, dan lain sebagainya,” tuturnya.

Beban tersebut kian berat lantaran adanya klausul yang melarang sekolah mitra memungut biaya tambahan dari orang tua murid.

Agus pun tidak tahu menahu alasan Disdik Jawa Barat tidak memperbolehkan lagi sekolah swasta memungut biaya kepada murid. 

Baca Juga: Jamin Kualitas Pendidikan, Disdik Jawa Barat Kurasi Sekolah Swasta Mitra

“Secara logika berpikir, kebijakan ini tidak masuk akal. Kami menolak skema ini karena taruhannya adalah penurunan kualitas pendidikan,” ucapnya.

BMPS Jawa Barat menilai mutu pendidikan bukan hanya formalitas untuk mendapatkan pengajaran dari guru kepada murid.

Lebih dari itu, pendidikan berkaitan langsung dengan kualitas pengajaran yang tentunya membutuhkan biaya tidak sedikit. 

Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Simulasikan Bantuan untuk Sekolah Swasta, Dananya dari Mana?

“Mutu sekolah tidak bisa hanya dilihat dari formalitas pemenuhan kuota, tetapi kelangsungan keuangannya juga harus dijaga agar tidak semakin tercekik,” katanya. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |