Cirebon tidak hanya terkenal sebagai kota sejarah, tetapi juga merupakan surga bagi para pecinta kuliner legendaris Cirebon dan hidangan Nusantara. Kota yang mendapat julukan sebagai Kota Udang ini menawarkan perpaduan unik antara tradisi, akulturasi budaya, dan cita rasa yang melegenda di setiap suapannya.
Bagi Anda yang merencanakan liburan ke kota pesisir tersebut, berikut adalah panduan lengkap untuk menikmati warisan kuliner legendaris Kota Udang serta berburu oleh-oleh khas yang autentik.
Baca Juga: Filosofi Mendalam di Balik Tradisi Nyaneut Khas Sunda
Menelusuri Hidangan Utama dalam Daftar Kuliner Legendaris Cirebon
Ikon kuliner legendaris yang pertama dan wajib wisatawan cicipi adalah Nasi Jamblang atau Sega Jamblang. Uniknya, bungkus nasi ini menggunakan daun jati yang memberikan aroma khas dan menjaga nasi tetap awet.
Sejarahnya bermula dari makanan sedekah bagi para buruh pabrik gula pada abad ke-19. Dua tempat yang paling direkomendasikan adalah Nasi Jamblang Mang Dul yang legendaris sejak era 1970-an, dan Nasi Jamblang Ibu Nur yang populer dengan variasi lauk modern.
Selanjutnya adalah Empal Gentong, olahan daging sapi dan jeroan yang dimasak dalam gentong tanah liat menggunakan kayu bakar pohon mangga. Cara memasak tradisional ini menghasilkan aroma smoky menjadikan hidangan ini sebagai kuliner legendaris Cirebon. Tak heran jika banyak yang menyukai hidngan tersebut.
Beberapa lokasi favorit wisatawan meliputi Empal Gentong H. Apud di Plered, dan Empal Gentong Mang Darma yang sudah berdiri lebih dari 70 tahun.
Bagi penyuka hidangan yang lebih ringan, Nasi Lengko adalah pilihannya. Berisi nasi dengan potongan tahu, tempe, tauge, mentimun, serta siraman bumbu kacang.
Hidangan ini merupakan bagian penting dari deretan kuliner legendaris untuk menu sarapan. Salah satu ikonnya adalah Nasi Lengko H. Barno yang masih setia memasak menggunakan anglo.
Jajanan Unik dan Camilan Legendaris Cirebon
Cirebon juga memiliki deretan jajanan dengan sejarah menarik yang melengkapi kekayaan kuliner legendaris Cirebon. Seperti tahu gejrot yang berasal dari Desa Jatiseeng. Jajanan ini terdiri dari tahu goreng dengan siraman kuah cuka gula merah dan sambal hijau uleg.
Kemudian ada sate kalong, meski namanya “kalong”, sate ini 100 persen menggunakan daging kerbau dan hanya tersedia pada malam hari. Keunikan rasanya yang manis seperti dendeng membuatnya tetap jadi kuliner khas Cirebon dan menjadi buruan wisatawan.
Selanjutnya mi koclok dengan kuah kaldu ayam kental berwarna keputihan. Sangat pas dinikmati saat udara malam mulai mendingin.
Oleh-Oleh Ikonik
Setelah puas memanjakan lidah dengan berbagai kuliner legendaris Cirebon, jangan lupa membawa pulang buah tangan yang tahan lama.
- Sirup Tjampolay: Minuman legendaris sejak tahun 1936 yang masih mempertahankan resep aslinya.
- Kecap Cap Matahari: Kecap tradisional yang diproduksi sejak 1965 tanpa bahan pengawet.
- Kerupuk Melarat: Kerupuk unik yang digoreng menggunakan pasir bersih, bukan minyak goreng.
- Terasi Udang & Rebon: Identitas utama Cirebon sebagai penghasil udang berkualitas tinggi.
Selain makanan, Anda juga bisa membawa pulang Batik Mega Mendung dengan motif awan yang khas sebagai cenderamata bernilai seni tinggi.
Menjelajahi berbagai kuliner legendaris Cirebon adalah sebuah perjalanan rasa yang menyatukan sejarah, budaya, dan kelezatan di setiap sudut kotanya. Jadi, pastikan Anda menyisakan ruang di koper dan perut sebelum mengunjungi kota pesisir yang menawan ini. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

12 hours ago
11

















































