Warga Keluhkan MBG di Pamarican Ciamis yang Dinilai Asal-asalan

1 week ago 35

harapanrakyat.com,- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Ibu Hamil (Bumil), ibu menyusui, dan balita di Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menuai keluhan dari sejumlah penerima manfaat.

Warga menilai, pasokan asupan gizi yang mereka terima dari dapur Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) Neglasari terkesan asal-asalan dan tidak sesuai harapan.

Salah seorang penerima manfaat berinisial Rr mengungkapkan kekecewaannya. Ia mengaku hanya menerima paket berisi dua kotak susu kemasan kecil, satu buah pir, dan satu pak roti tawar tanpa merek.

“Katanya ini jatah untuk satu minggu, tapi isinya hanya begini. Kalau diuangkan, bisa dihitung sendiri nilainya berapa,” cetus Rr kepada HR, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, paket tersebut jauh dari kesan “makan bergizi” yang lengkap jika harus mencukupi kebutuhan selama sepekan.

Baca Juga: Rawan Lakalantas, Jembatan Bistir Citalahab Ciamis Telan Dua Korban dalam Sehari

Klarifikasi Pihak SPPI Neglasari Penyedia MBG di Pamarican Ciamis

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPI) dapur SPPG Neglasari Pamarican, Dani Muhad Sumardani, memberikan klarifikasi. Ia membantah jika paket tersebut merupakan jatah untuk satu minggu.

“Itu jatah untuk tiga hari, yaitu Senin, Selasa, dan Rabu. Bukan untuk satu minggu,” tegas Dani saat dihubungi terpisah.

Dani menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan informasi melalui para kader di lapangan untuk disampaikan kepada masyarakat. Menurutnya, ada kemungkinan terjadi miskomunikasi dalam penyampaian informasi tersebut.

“Sekali lagi saya tegaskan, suplai yang diterima warga sekarang itu untuk meng-cover tiga hari saja,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dani mengungkapkan bahwa kondisi ini berkaitan dengan kebijakan dari pemerintah pusat. Ia menyebutkan bahwa anggaran operasional MBG untuk dapur SPPG Neglasari sudah dihentikan sejak tanggal 25 Desember 2025.

“Saat ini juga sedang ada pembaharuan administrasi karena pergantian tahun. Jadi, operasional memang sedang disesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada dari pusat,” jelas Dani.

Baca Juga: Tiga Hari SPPG Sukajaya Pamarican Ciamis tidak Beroperasi, Ribuan Siswa Penerima MBG Terdampak, Ada Apa?

Meski demikian, pihak SPPG Neglasari mengklaim tetap berupaya menyalurkan apa yang tersedia agar program tetap berjalan di masa transisi tahun anggaran tersebut. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |