Rivalitas Laga Klasik Persib-Persija, Viking Siapkan Koreografi Termahal Sepanjang Sejarah di GBLA

16 hours ago 9

Atmosfer panas jelang laga klasik Indonesia antara Persib-Persija kian terasa. Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dipastikan tidak hanya akan menjadi medan pertempuran taktik di rumput hijau. Tetapi stadion tersebut juga panggung unjuk kreativitas bagi ribuan pendukung setia Persib Bandung pada Minggu (11/1/2026) nanti.

Baca Juga: Kabar Persib Jelang Lawan Persija; Andrew Jung Absen, Beckham dan Teja Dipantau

Menyambut duel sarat gengsi tersebut, Viking Persib Club (VPC) sebagai salah satu kelompok suporter terbesar, tengah mematangkan sebuah persembahan visual. Ketua Umum Viking, Tobias Ginanjar mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan koreografi spesial yang akan menghiasi tribun stadion.

Menariknya, Tobias menyebutkan bahwa karya ini bukan sekadar hiasan biasa. Ini diproyeksikan menjadi koreografi dengan biaya produksi paling tinggi yang pernah digarap oleh Viking sepanjang sejarah berdirinya organisasi tersebut.

“Kami sudah menyiapkan persembahan terbaik,” ungkapnya Jumat (9/1/2026).

Lanjutnya menambahkan, bahwa koreografi tersebut bakal menjadi yang termahal. “Koreografi ini akan jadi sejarah yang pernah Viking buat,” ungkapnya menambahkan.

Koreografi di Laga Klasik Persib-Persija, Strategi “Menjatuhkan Mental” yang Sportif

Tujuan dari kemegahan ini bukan tanpa alasan. Selain sebagai suntikan semangat bagi penggawa Persib, aksi teatrikal ini dirancang untuk menciptakan tekanan psikologis bagi skuad Persija Jakarta.

Tobias menjelaskan, bahwa koordinasi lintas komunitas di berbagai tribun telah dilakukan agar tampilan visual di seluruh stadion selaras dan mengintimidasi secara sportif. Meski demikian, Viking tetap mengusung pesan kedewasaan dalam rivalitas. Tobias menegaskan bahwa semangat membara di tribun harus dibarengi dengan etika.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Bobotoh! Persib Hampir Full Team Jelang Duel Derby Indonesia Lawan Persija

“Tetap kami ingatkan, supaya yel-yel yang Bobotoh nyanyikan bersih dari unsur rasisme dan ujaran kebencian,” tegasnya.

2.749 Personel Disiagakan

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama aparat penegak hukum tidak ingin kecolongan dalam mengawal laga klasik Persib-Persija ini. Sebanyak 2.749 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga tenaga kesehatan akan dikerahkan untuk memastikan kondusivitas di dalam maupun di luar stadion.

Kesiapan ini dimatangkan dalam Rapat Koordinasi Pengamanan (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, di Aula Polrestabes Bandung pada Kamis (8/1/2026). Erwan menyatakan bahwa seluruh potensi gangguan keamanan telah dipetakan secara mendetail melalui skema pengamanan berlapis.

“Tujuannya adalah meminimalisir segala bentuk hal yang bisa mengganggu ketertiban,” tutur Erwan.

Sementara itu, Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan menambahkan, bahwa untuk menjamin efektivitas koordinasi, pengamanan laga klasik Persib-Persija ini akan dikendalikan secara terpusat oleh Polda Jabar. Strategi ini diambil mengingat skala pertandingan yang melibatkan ribuan massa dan perhatian nasional.

“Seluruh personel akan bertugas sesuai prosedur tetap (protap). Kami siagakan kekuatan penuh untuk mengawal pertandingan ini mulai dari sebelum kick-off hingga peluit akhir dibunyikan,” pungkas Irjen Pol Rudi Setiawan.

Baca Juga: Tiket El Clasico Persib vs Persija Ludes, Wagub Jabar Minta Bobotoh Tak Paksakan ke Stadion

Dengan persiapan matang dari suporter dan pengamanan ketat dari aparat, laga klasik Persib-Persija dipastikan akan berlangsung aman. Dan menjadi salah satu pertandingan paling dinanti di kompetisi musim ini. (Adi/R5/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |