Pendaftaran Sekolah Maung Dibuka, Dedi Mulyadi Ancam Pecat Kepsek dan Panitia yang Terima ‘Titipan’

14 hours ago 10

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas pada proses pendaftaran atau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang berlangsung dari 25 hingga 29 Mei 2026.

Mengingat, Sekolah Maung dirancang khusus untuk mencetak generasi muda berkarakter dan berdaya saing tinggi, proses seleksi calon murid harus terbebas dari segala bentuk intervensi.

“Pendaftaran Sekolah Maung mulai 25 sampai 29 Mei 2026. Tidak boleh ada titipan dari siapapun, atas nama apapun, dan kepentingan apapun. Ini untuk anak-anak yang punya kualifikasi unggul di di bidang akademik maupun non-akademik,” kata Dedi, Senin (25/5/2026).

Dedi menginstruksikan dengan tegas kepada seluruh jajaran kepala sekolah hingga staf administrasi untuk menerapkan prinsip transparansi dalam proses SPMB Sekolah Maung.

Langkag ini bertujuan untuk memastikan SPMB di Sekolah Maung benar-benar menyerap murid yang memenuhi kualifikasi di bidang akademik maupun non-akademik.

“Saya minta pada seluruh jajaran kepala sekolah dan seluruh stafnya untuk menjaga integritas, menghindarkan berbagai praktik yang bertentangan dengan prinsip keunggulan,” ujarnya.

Baca Juga: Gubernur Jabar Dorong Pelestarian Rumah Tradisional di Sumedang

Sanksi Copot Jabatan dan Umumkan Nama Oknum ke Publik

Dedi memastikan, ia tidak segan memberikan sanksi disiplin berat berupa pencopotan jabatan bagi oknum internal sekolah yang terbukti melakukan transaksi ilegal.

Selain itu, Pemprov Jawa Barat tidak akan ragu membawa kasus kecurangan SPMB ke ranah hukum pidana, jika terdapat indikasi suap maupun gratifikasi.

Baca Juga: Pasca Konvoi Persib Juara, Petugas Kebersihan Angkut Hingga 8 Ton Sampah di Pusat Kota Bandung

“Saya tidak segan memberhentikan kepala sekolah, panitia, dan siapa pun yang terlibat proses tidak terpuji di Sekolah Maung. Tidak boleh ada titip-menitip, kami tidak segan memproses hukum bagi yang nanti terbukti terlibat melakukan penyimpangan dalam penerimaan murid baru di Sekolah Maung,” ucapnya.

Dedi akan mempublikasikan daftar pihak yang terlibat dalam praktik kecurangan SPMB di Sekolah Maung sebagai efek jera dan bentuk akuntabilitas ke publik.

Ia berharap semua pihak yang melaksanakan proses SPMB Sekolah Maung bisa berkerja secara objektif. Sehingga, lulusan Sekolah Maung nantinya benar-benar menjadi manusia yang unggul.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Beberkan Alasan Pengurangan Bantuan Provinsi ke Kabupaten dan Kota

“Kami akan umumkan ke publik bagi yang menitipkan anaknya di sekolah Maung, karena itu melanggar prinsip transparansi dan keunggulan sekolah. Saya yakin semua bisa bekerja dengan baik. Mari wujudkan anak-anak berprestasi tanpa intervensi orang tuanya,” tuturnya. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |