harapanrakyat.com,- SMAN 3 Bandung menyediakan 320 kursi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di program Sekolah Manusia Unggul (Maung). SPMB di Sekolah Maung hanya jalur prestasi akademik dan non-akademik, tidak ada jalur domisili hingga mutasi.
Wakil Kepala SMAN 3 Bandung Bagian Humas, Agung Hadiat Zamil mengatakan, daya tampung untuk calon murid baru ada 320 kursi.
Ia menyebut, 320 kursi itu terbagi dalam 10 ruang kelas, sehingga hanya terdapat 32 murid di setiap ruang kelas Sekolah Maung, khususnya di SMAN 3 Bandung.
“320 murid, ada 10 kelas, masing-masing kelas 32 murid. Nggak ada penambahan rombongan belajar,” kata Agung, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: Ingin Masuk Sekolah Maung Jawa Barat? Ini Syarat, Jalur, dan Jadwal Pendaftarannya
SPMB di Program Sekolah Maung: Jalur Prestasi Akademik dan Non-Akademik
Lebih lanjut Agung menjelaskan, SPMB Sekolah Maung meliputi jalur potensi akademik 10 persen, jalur kompetensi akademik 70 persen, dan jalur kompetensi non-akademik 20 persen.
Khusus untuk jalur kompetensi akademik terbagi menjadi dua basis yang terdiri dari 50 persen nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kemudian untuk berbasis prestasi akademik 20 persen.
Sedangkan, jalur kompetensi non-akademik pada SPMB Program Sekolah Maung terdiri dari olahraga, seni, dan lain sebagainya. Serta prestasi kepemimpinan khusus bagi mantan ketua OSIS, Paskibra, Pramuka, PMR, dan lainnya.
“Khusus prestasi akademik dan non akademik minat bakat itu minimal dapat prestasinya juara 1, 2, dan 3 tingkat provinsi. Jadi ke sananya nasional untuk Sekolah Maung ini,” jelasnya.
Syarat Ketat Skor IQ Wechsler
Baca Juga: Pendaftaran Sekolah Maung Dibuka, Dedi Mulyadi Ancam Pecat Kepsek dan Panitia yang Terima ‘Titipan’
Untuk jalur potensi akademik 10 persen mematok syarat kemampuan kecerdasan intelektual atau Intelligence Quotient (IQ) senilai 130 dari lembaga resmi.
Pada SPMB di Program Sekolah Maung, calon murid baru harus memiliki dokumen pendukung psikologis yang valid untuk membuktikan kemandirian belajar, dan ketahanan tugas mereka selama masa studi.
“Untuk potensi akademik yang 10 persen itu IQ-nya minimal 130, dan ada keterangan bahwa anak ini punya nilai kreativitas serta tanggung jawab terhadap tugas tinggi. Lembaga tesnya itu harus terdaftar di HIMPSI (Himpunan Psikologi Indonesia) dengan metode penghitungan Wechsler,” terang Agung.
Masih Menggunakan Kurikulum Merdeka
Terkait teknis Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Agung menyebut, pihaknya masih menggunakan kurikulum yang berlaku secara nasional, yaitu, Kurikulum Merdeka, tetapi akan ada inovasi.
Baca Juga: SMAN 1 Ciamis Jadi Salah Satu Sekolah Maung di Jawa Barat, Ini Keunggulannya
Namun, SMAN 3 Bandung memberlakukan penambahan beberapa mata pelajaran, sehingga berbeda dengan sekolah lainnya.
Selain itu, SMAN 3 Bandung berencana menghidupkan kembali pekan ilmiah dari Research-Based Learning (RBL) yang sempat terkendala operasional, guna mencetak lulusan unggul yang adaptif. (Reza/R3/HR-Online/Editor: Eva)

7 hours ago
14

















































