Setelah Konvoi Persib Bandung Juara, 112 Ton Sampah Kepung Kota Bandung 

5 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Euforia perayaan juara Persib Bandung selama dua hari berturut-turut menyisakan persoalan lingkungan yang cukup serius di Kota Kembang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat total timbulan sampah mencapai 112 ton.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto mengatakan, selama dua hari atau pada 23 dan 24 Mei 2026 saat konvoi kejuaraan Persib Bandung timbulan sampai mencapai 112 ton. Lonjakan ini karena terdapat banyaknya material sampah berat seperti, botol kaca, sisa selongsong mercon, dan api suar atau flare.

Baca juga: Pasca Konvoi Persib Juara, Petugas Kebersihan Angkut Hingga 8 Ton Sampah di Pusat Kota Bandung

“Dua hari itu sekitar 112 ton, karena volumenya kecil tapi bobotnya berat seperti botol kaca, selongsong flare itu kan logam, dan mercon,” kata Darto Senin (25/5/2026).

Darto berujar, di kawasan Cikapayang saja, tim kebersihan bahkan mengamankan hingga tiga karung penuh berisi sisa-sisa pembakaran flare. Kemudian, enam karung kecil botol kaca bekas dan sampah anorganik seperti plaster dan lainnya di kawasan yang sama. “Flare itu kami dapat tiga karung di area Cikapayang. Tapi mayoritas sampahnya adalah sampah plastik,” katanya.

Faktor Cuaca Hambat Evakuasi Jalur Protokol

Darto menjelaskan, karakteristik sampah yang tertinggal dalam momentum perayaan kali ini sangat menonjol dan berbeda jauh dari timbulan sampah harian Kota Bandung. 

Mulai kawasan Simpang Lima menuju Jalan Asia Afrika hingga menembus ke Jalan Jenderal Sudirman, sampah plastik dan botol minuman kemasan mendominasi. “Kalau jalan Asia Afrika itu sampah plastik dan botol plastik. Mulai dari Simpang Lima, Jalan Asia Afrika, sampai Jalan Sudirman,” ucapnya.

Berdasarkan data pagi, progres pembersihan dan pengangkutan material sampah dari 11 titik konsentrasi massa diakuinya belum menyentuh angka 50 persen. 

Baca juga: Pawai Juara “Jadi Agenda Tahunan” Persib, Beckham Ingatkan Bobotoh Jaga Kesantunan Bandung

Proses pembersihan jalur protokol tersebut sempat terhambat faktor cuaca buruk yang melanda wilayah Bandung pada malam pascakonvoi. “Kemarin malam tidak maksimal, karena cuaca hujan itu yang menghambat. Jadi pagi mulai bergerak masif,” tuturnya.

DLH Kota Bandung memaksimalkan seluruh personel reguler yang terjadwal. Selain itu, DLH Kota menambahkan 56 personel, sehingga petugas kebersihan ada 112. (Reza/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |