harapanrakyat.com,- Euforia perayaan Persib juara membuat puluhan ribu Bobotoh memadati jalanan protokol Kota Bandung, Jawa Barat. Imbasnya sampah pun menumpuk di pusat Kota Bandung.
Petugas kebersihan dari Sub Wilayah Kota (SWK) Karees bergerak cepat melakukan penyapuan di sejumlah jalan protokol di Kota Bandung.
Penyelia Penyapuan SWK Karees, Lufti Hudaebi mengatakan, pembersihan sampai sebenarnya sudah mulai berlangsung sejak Sabtu 23 Mei 2026. Pembersihan dilakukan sebelum puncak konvoi kejuaraan Persib Bandung pada Minggu 24 Mei 2026.
Petugas menyisir area vital dari kawasan Jalan Asia Afrika, Alun-alun Kota Bandung, Jalan Dewi Sartika, Jalan Dalem Kaum, hingga ke area sekitar Pendopo Kota Bandung.
“Kami membersihkan dari penyapuan dari SWK Karees mulai dari Jalan Asia Afrika sampai ke alun-alun dan Jalan Dewi Kartika. Kebetulan kemarin dari pekerjaan pagi-pagi dari Pendopo Kota Bandung sampai ke Jalan Dalam Kaum,” kata Lufti saat memberikan keterangan lapangan di Bandung, Senin (25/5/2026).
Pembersihan Sampah di Kota Bandung Berlanjut Hingga Malam Hari
Lufti menjelaskan, setelah puncak konvoi kejuaraan Persib Bandung pada Minggu 24 Mei 2026 selesai, petugas langsung melakukan pembersihan sejak pukul 17.00 WIB.
Pembersihan kembali berlanjut oleh tim sif malam mulai pukul 20.00 WIB hingga dini hari pukul 01.00 WIB untuk menyisir rute sisa konvoi mulai dari Simpang Lima, Jalan Asia Afrika, hingga Jalan Otto Iskandardinata.
“Kami lanjut lagi habis beres konvoi mulai sekitar pukul 17.00 WIB. Untuk sif malam juga ada penyapuan mulai sekitar pukul 20.00 WIB sampai ke pukul 01.00 WIB. Kemarin sampahnya semakin banyak,” ujarnya.
Pembersihan jalan dari sampah-sampah setelah konvoi kejuaraan Persib Bandung kembali berlanjut pada Senin 25 Mei 2026.
Petugas mulai membersihan sampah dari kawasan simpang lima, menuju Jalan Asia Afrika dan Jalan Otto Iskandar Dinata.
“Kami hari ini melanjutkan penyapuan sejak pagi-pagi mulai dari Simpang Lima sampai Jalan Asia Afrika dan Jalan Otto Iskandar Dinata,” ucapnya.
Baca Juga: Fanatik terhadap Persib Bandung, Kepala Desa di Ciamis Beri Nama Anaknya Akbar El Persib
Angkut Sampah Basah Akibat Guyuran Hujan
Sementara itu, Penyelia Angkutan SWK Karees, Jesi Wardiana menambahkan, pihaknya menggunakan satu unit mobil compactor kecil serta satu unit mobil pikap yang beroperasi secara mobile di empat titik koordinat utama untuk mengangkut sampah.
“Kemarin itu satu unit mobil compactor kecil yang mengangkut sampah di empat titik dan satu unit mobil pikap yang mengangkut sampah di empat titik,” kata Jesi.
Jesi memperkirakan petugas SWK Karees mengangkut sampah sekitar 6 hingga 8 ton. Bobot sampah melonjak lantaran mayoritas sampah dalam keadaan basah akibat diguyur hujan lebat pada Minggu kemarin.
Baca Juga: Rayakan Persib Juara, Ratusan Warga Gotong Royong Bersihkan Stadion Terbengkalai di Tasikmalaya
“Perkiraan 6 sampai 8 ton. Kemungkinan itu ya, karena banyak sampah basah setelah diguyur hujan kemarin,” tuturnya. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

14 hours ago
9

















































