Metode DLH Kota Cimahi Atasi Sampah Menggunung Pasca Libur Nataru

3 days ago 12

harapanrakyat.com,- Lonjakan volume sampah pascalibur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diantisipasi secara serius oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi. Sementara untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga selama masa libur panjang, DLH menerapkan sistem kerja tiga shift bagi petugas kebersihan. Sebuah langkah strategis dari DLH Kota Cimahi yang efektif atasi atau mencegah penumpukan sampah di sejumlah titik keramaian.

Baca Juga: DLH Jawa Barat Mulai Jajaki Kerja Sama dengan Swasta untuk Olah Sampah TPA Sarimukti

Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini menegaskan, bahwa pihaknya sejak awal telah menginstruksikan seluruh petugas kebersihan untuk tetap siaga penuh selama periode libur Nataru.

“Selama libur Nataru lalu, kami menerapkan sistem shift. Penjagaan dilakukan pagi, siang, dan malam hari. Ini berbeda dari biasanya yang hanya pembersihan pagi saja,” ujar Chanifah, Senin (5/1/2026).

Metode DLH Kota Cimahi Atasi Sampah Tanpa Kendala

Dalam pelaksanaannya, DLH juga menetapkan sejumlah titik strategis sebagai lokasi pengumpulan sementara sampah hasil pembersihan. Area dengan intensitas aktivitas masyarakat yang tinggi, seperti Alun-Alun Kota Cimahi dan sejumlah pusat keramaian lainnya, menjadi fokus utama penanganan. Hal itu untuk menghindari penumpukan sampah yang berlarut-larut.

Baca Juga: Pemkot Kelimpungan, Program MBG Picu Lonjakan Sampah di Kota Cimahi 

Sementara mengenai penerapan sistem tiga shift secara bergantian, DLH menganggap langkah ini sebagai langkah tepat untuk atasi penumpukan sampah. Ia menjelaskan, penerapan sistem tiga shift merupakan bentuk antisipasi berbasis pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Di mana lonjakan aktivitas masyarakat saat libur panjang kerap berbanding lurus dengan meningkatnya volume sampah.

Meski demikian, ia memastikan bahwa pelaksanaan kebijakan tersebut berjalan lancar tanpa kendala berarti. Terutama selama proses pengelolaan sampah, dan tujuan kota bersih dari sampah bisa dilaksanakan.

“Alhamdulillah tidak ada kendala berarti. Karena memang langkah ini sudah yang paling bagus. Selain itu juga, karena memang personil kami sudah dipersiapkan sebaik mungkin,” jelasnya.

Tak hanya mengandalkan peran petugas kebersihan, DLH Kota Cimahi juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam atasi dan pengelolaan sampah. Kampanye pemilahan dan pengelolaan sampah dari rumah terus digencarkan, sebagai upaya membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta Pemkot Bandung Tingkatkan Anggaran Infrastruktur dan Penanganan Sampah

Chanifah pun mengajak seluruh warga Cimahi, untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai tanggung jawab bersama. “Mari kita songsong tahun 2026 lebih baik lagi. Kita harus tanamkan rasa tanggung jawab terhadap sampah yang kita buat masing-masing,” pungkasnya. (Eri/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |