Kemenpora Ancam Sanksi Cabor Gagal Capai Target SEA Games 2025, Bagaimana dengan Sepak Bola?

2 weeks ago 36

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan segera melakukan evaluasi menyeluruh ke semua cabang olahraga (cabor) yang gagal capai target di SEA Games 2025. Evaluasi ini bertujuan, untuk memastikan setiap cabor yang tak memenuhi target akan mendapat perhatian dan perbaikan, bahkan akan mendapatkan sanksi. 

Baca Juga: Ini Faktor Penyebab Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025

Rencana evaluasi ini disampaikan oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono. Ia menyampaikan, jika keputusan lebih lanjut terhadap setiap cabor akan diambil usai Kemenpora melakukan evaluasi. Bahkan, Kemenpora sudah memetakan performa dari tiap masing-masing cabor di SEA Games 2025. 

Memang sebagaimana diketahui, ada beberapa cabor yang gagal capai target di SEA Games 2025 kemarin. Namun ada juga yang berhasil bahkan melampaui target yang sudah Kemenpora tetapkan.

“Kami sudah memetakan, ada cabang olahraga yang tidak sesuai target, ada yang sesuai target, bahkan ada juga yang melebihi target. Sementara untuk yang melampaui target, tentu akan ada penghargaan. Sedangkan yang tidak memenuhi target pasti ada evaluasi dan hukuman,” kata Surono, Senin (22/12/2025) dalam konferensi pers.

Kemenpora akan melakukan evaluasi terhadap semua cabor. Tak terkecuali, Timnas Indonesia U-22 yang gagal mencapai target meraih medali perak di sepak bola SEA Games 2025. 

“Jadi bukan masalah satu cabor saja. Kami akan mengevaluasi seluruh cabor,” jelasnya.

Apa Sanksi Cabor yang Gagal Capai Target SEA Games 2025?

Indonesia sendiri termasuk sukses di SEA Games 2025, karena berhasil mengumpulkan 91 emas, 112 perak dan 130 perunggu. Kontingen Indonesia bahkan berhasil meraih peringkat dua klasemen akhir di SEA Games 2025. 

Meski terbilang sukses, tapi Kemenpora tetap bertekad untuk melakukan evaluasi dan memberikan sanksi pada cabor yang gagal memenuhi target, termasuk Timnas Indonesia. 

Baca Juga: Atlet Surfing Pangandaran Raih Medali Perak di SEA Games Thailand, KONI Beri Apresiasi

Surono menilai, evaluasi ini akan menjadi awal pembinaan cabang olahraga menuju Asian Games dan Olimpiade 2028 mendatang. Selain cabang olahraga sepak bola putra, sejumlah cabor lainnya seperti woodball, esport dan voli juga akan dievaluasi oleh Kemenpora. 

Adapun hukuman yang Kemenpora berikan ke cabor yang gagal mencapai target di SEA Games 2025, bisa berupa tidak adanya pelatnas. Jadi konsekuensinya, Kemenpora tidak akan memberikan dana atau finansial untuk pelatnas di cabor tersebut. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |