Kasus Kejahatan di Cimahi Naik 10,52 Persen Sepanjang 2025

1 week ago 23

harapanrakyat.com,- Kepolisian Resor (Polres) Cimahi melalui Kapolres AKBP Niko Nurullah Adi Putra menyampaikan laporan akhir tahun terkait penanganan kasus kejahatan sepanjang 2025 di wilayah hukum Polres Cimahi, yang meliputi Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, serta Kecamatan Marga Asih, Kabupaten Bandung.

Sepanjang 2025, jumlah tindak pidana yang ditangani Polres Cimahi tercatat mengalami peningkatan sebesar 10,52 persen. Jika pada 2024 tercatat 2.402 kasus kejahatan, maka pada 2025 angka tersebut meningkat menjadi 2.656 kasus.

Meski demikian, AKBP Niko menyebut kenaikan angka kejahatan tersebut diimbangi dengan peningkatan penyelesaian perkara melalui pendekatan restorative justice serta penguatan langkah-langkah pencegahan di tingkat kewilayahan.

“Sepanjang 2025, Polres Cimahi mampu menyelesaikan 1.690 perkara, meningkat 35,09 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 1.251 kasus,” kata Niko saat rilis akhir tahun di Gedung Pengabdian Mapolres Cimahi, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga: Tak Hanya Bandung Raya, Dedi Mulyadi Hentikan Sementara Penerbitan Izin Perumahan di Jabar

Niko menegaskan, tidak semua perkara yang telah dilimpahkan ke kejaksaan maupun yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) disampaikan dalam rilis akhir tahun tersebut.

“Kami fokus pada perkara yang masih berjalan, terutama yang mendapat perhatian publik atau viral,” ujarnya.

Sejumlah kasus yang menjadi sorotan masyarakat antara lain penganiayaan dan pengeroyokan di wilayah Cipageran dan Ciawitali. Dalam kasus pengeroyokan di Cipageran, jumlah pelaku terbilang cukup banyak dan melibatkan anak di bawah umur.

“Sebanyak 19 tersangka diamankan dalam dua kasus tersebut. Untuk pengeroyokan di Cipageran, 15 orang telah kami amankan, terdiri dari sembilan orang dewasa dan enam anak di bawah umur,” jelasnya.

Terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, lanjut Niko, pihak kepolisian menerapkan mekanisme hukum acara khusus yang berbeda dengan pelaku dewasa.

Baca Juga: Serunya Piknik Sambil Kulineran di Eco Wisata Cimenteng Cimahi

Kasus Kejahatan di Cimahi, Pencurian Marak Sepanjang Nataru

Selain itu, kasus pencurian rumah kosong juga marak terjadi di wilayah Cimahi selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Bahkan, beberapa pelaku berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Sementara untuk kasus narkotika, seluruhnya masih dalam proses penanganan. Polisi telah menyita berbagai barang bukti. Mulai dari tembakau sintetis, sabu hampir setengah ons atau sekitar 33 gram, hingga ratusan butir obat keras tertentu. Mayoritas pelaku diketahui berasal dari luar Cimahi, terutama dari Kota Bandung.

Sebagai langkah pencegahan, Polres Cimahi akan terus menekan potensi kejahatan dengan mengintensifkan patroli.

Baca Juga: Water Salt Park Cimahi, Spot Liburan Keluarga Gratis Es Krim

“Tim Patroli Presisi Printis akan terus diterjunkan setiap hari hingga pukul 05.00 WIB untuk meminimalkan tindak kriminal. Khususnya pada jam-jam rawan,” pungkas Niko. (Eri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |