Ikut Ibu Urus Bansos, Bocah 5 Tahun Hilang Misterius di Kota Tasikmalaya

1 week ago 23

harapanrakyat.com,- Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun dilaporkan hilang secara misterius saat mendampingi ibunya mengurus administrasi bantuan sosial (bansos) di Kantor Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Peristiwa orang hilang tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) sore.

Baca Juga: Dua Korban Tertimbun Longsor di Tasikmalaya Belum Ditemukan, Pencarian Dihentikan Sementara

Korban diketahui bernama Muhammad Zaidan Al-Fatih (5), warga Padayungan RT 07 RW 01, Kelurahan Tugujaya, Kota Tasikmalaya. Hingga Sabtu (3/1/2026), korban belum ditemukan dan diduga hanyut ke anak sungai yang berada di sekitar kantor kelurahan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bocah 5 tahun yang hilang misterius itu bermula saat korban ikut ibunya ke kantor kelurahan untuk mengurus administrasi bansos. Di tengah menunggu, korban sempat dibawa kakaknya ke warung untuk jajan.

Namun, setelah diantar kembali dan hendak menuju ibunya di kantor kelurahan, korban hilang dari pengawasan. Saat itu, kondisi cuaca sedang diguyur hujan deras dan debit air di saluran sungai sekitar lokasi meningkat.

Petugas dan warga setempat telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga menyusuri aliran sungai, namun korban belum ditemukan.

Ayah korban, Ali Darsono, mengaku terakhir kali melihat anaknya mengenakan pakaian berwarna biru.

“Umurnya lima tahun setengah, laki-laki. Terakhir pakai baju biru, sweater biru dan celana panjang. Waktu itu hujan, air di saluran juga besar,” ujar Ali Darsono saat ditemui di lokasi pencarian sabtu (3/1/2025).

Ali juga menyebutkan, bahwa hingga kini belum ada kepastian apakah anaknya benar-benar hanyut ke sungai. Karena tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut.

“Belum pasti juga, tidak ada yang lihat. Tapi memang kondisi hujan dan air besar,” tambahnya.

Cari Bocah 5 Tahun yang Hilang Misterius, Tim Gabungan Sisir Sungai Sukaraja

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi mengatakan, dugaan korban hanyut muncul karena kondisi lingkungan dan cuaca saat kejadian sedang hujan deras.

“Memang tidak ada saksi yang melihat langsung, tapi potensi itu ada (hanyut ke sungai). Karena anak berada di dekat saluran air dan kondisi saat itu hujan deras, debit air juga besar,” kata Hanafi.

Lanjutnya menambahkan, bahwa tim gabungan telah melakukan pencarian secara maksimal dengan membagi beberapa regu. Tim pencarian terdiri dari BPBD, Kepolisian, TNI, Tagana, RAPI, relawan, komunitas, dan masyarakat setempat.

“Kami bagi menjadi tiga tim, menyusuri saluran air hingga ke bendungan bekas perusahaan di wilayah Sukaraja,” jelasnya.

Namun hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan bocah 5 tahun yang hilang misterius tersebut. Pencarian akan terus dimaksimalkan hingga beberapa hari ke depan.

“Kami targetkan pencarian minimal tiga hari. Besok akan dimaksimalkan lagi dan dibagi ulang timnya. Bahkan kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas, dan insyaallah akan bergabung setelah proses administrasi selesai,” ungkapnya.

Baca Juga: Hilang 10 Hari, Pemuda Pawindan Ciamis Ditemukan Mengambang di Sungai Citanduy

Pihak BPBD juga membuka kemungkinan memperluas area pencarian ke jaringan sungai yang lebih besar. Termasuk berkoordinasi dengan wilayah Ciamis dan Banjar.

“Karena ini faktor kemanusiaan, kita tidak mau setengah-setengah. Semua potensi akan kita buka,” pungkas Hanafi.

Hingga berita ini tayang, proses pencarian terhadap Zaidan, bocah 5 tahun yang hilang misterius masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama warga. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |