Enggan Bocorkan Strategi Jelang Laga Krusial, Pelatih Borneo FC; Biarlah Jadi Rahasia Dulu

4 hours ago 5

Persaingan perebutan takhta tertinggi sepak bola Indonesia kini mengerucut pada dua kekuatan utama, Persib Bandung dan Borneo FC. Di tengah tensi yang kian memuncak menuju garis finis, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, memilih untuk bermain “kucing-kucingan” terkait strategi demi menjaga momentum timnya di dua laga krusial tersisa.

Baca Juga: Persaingan Madura United dan Persis Solo Makin Panas di Zona Degradasi

Meski baru saja sukses mengomandoi kebangkitan tim lewat aksi comeback yang dramatis, pelatih asal Brasil tersebut enggan jemawa. Juru taktik Pesut Etam sadar betul, bahwa satu kesalahan kecil bisa membuyarkan mimpi juara yang sudah di depan mata.

Pelatih Borneo FC ini mengisyaratkan, bahwa ada ramuan khusus yang tengah ia siapkan untuk menyapu bersih poin tersisa. Namun Fabio Lefundes enggan membocorkan strategi jelang dua laga krusial tersebut, karena takut rahasinya akan terbongkar. “Borneo masih punya 2 laga sisa. Jadi biarlah ini menjadi rahasia dulu,” kata Lefundes dikutip Rabu (13/5/2026).

Lefundes tak memungkiri, bahwa konsistensi Persib Bandung di bawah asuhan Bojan Hodak menjadi tekanan tersendiri. Namun, alih-alih merasa terbebani, ia justru melempar gurauan yang menggambarkan betapa sengitnya perang urat syaraf di papan atas klasemen.

“Mungkin Bojan berpikir hal yang sama: ‘Sial, Borneo juga tidak pernah salah, mereka terus menang’. Kami bisa saja meraih enam poin sisa, namun tetap tidak juara jika mereka juga sempurna,” tuturnya.

Bagi Lefundes, fokus utama Borneo FC saat ini bukanlah bergantung pada kegagalan lawan, melainkan menjaga kesempurnaan performa sendiri. Ia menegaskan akan sangat menyakitkan jika Persib tergelincir, namun Borneo justru gagal memanfaatkan momentum tersebut.

Baca Juga: Adhyaksa FC Resmi Pindah Markas ke Ternate: Nama Klub Mau Diganti?

Bukti Pelatih Borneo FC Menepis Keraguan

Perjalanan Borneo FC musim ini sejatinya merupakan pembuktian bagi para peragu. Pesut Etam berhasil memahat tinta emas dengan raihan 72 poin dari 32 pertandingan, sebuah rekor baru bagi sejarah klub. Catatan impresif 11 kemenangan beruntun di awal musim menjadi bukti sahih bahwa mereka bukan kandidat juara “kemarin sore”.

Sempat muncul anggapan bahwa mesin Borneo FC mulai panas-panas tahi ayam, setelah rekor kemenangan mereka diputus oleh Bali United pada akhir November lalu. Namun, Lefundes punya analogi cerdas untuk menepis isu miring tersebut.

Baca Juga: Dua Laga Penentuan Gelar Juara Super League 2025/2026, Persib Bandung atau Borneo FC?

Kini, kalender kompetisi menyisakan dua babak penentuan. Persib Bandung dijadwalkan melakoni laga tandang kontra PSM Makassar (17 Mei) sebelum menjamu Persija Jepara di partai pamungkas (23 Mei). Di sisi lain, tin asuhan pelatih Borneo FC akan bertandang ke markas Persijap (17 Mei) dan menutup musim dengan dukungan penuh publik Samarinda saat menjamu Malut United pada 23 Mei mendatang. (Adi/R5-HR Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |