Kota Solo selalu punya cara unik untuk memikat hati wisatawan. Jika Anda berencana menghabiskan waktu di Jawa Tengah pada akhir tahun ini, Gedung Djoeang 45 Solo adalah destinasi wajib.
Gedung bersejarah itu dikenal dengan arsitektur kolonial yang megah. Sekarang tempat ini bertransformasi menjadi public space paling ikonik di jantung kota Solo.
Mengapa Gedung Djoeang 45 Solo Begitu Populer?
Setelah melalui proses revitalisasi yang apik, gedung bersejarah tersebut tidak lagi terlihat kusam. Sebaliknya, gedung ini tampil elegan dengan cat putih bersih dan lampu-lampu temaram yang memberikan kesan romantis saat malam hari.
Baca Juga: Rayakan Natal dan Tahun Baru di Bartolo Uluwatu: Cita Rasa Eropa di Jantung Bali
Bagi Anda pecinta fotografi, setiap sudut gedung ini menawarkan latar belakang yang sangat Instagramable. Tidak heran jika para travel blogger menyebutnya sebagai kepingan Eropa di tengah Kota Solo.
Daya Tarik Utama bagi Wisatawan
Arsitektur Klasik yang Estetik
Bangunan Gedung Djoeang 45 Solo bergaya Indische Mansion ini memberikan atmosfer vintage yang kuat. Sangat cocok bagi Anda yang ingin berburu foto OOTD (Outfit of the Day).
Wisata Malam yang Berkilau
Saat malam hari, instalasi lampu di halaman gedung menciptakan suasana magis, menjadikannya tempat nongkrong favorit keluarga dan anak muda.
Lokasi Strategis
Terletak di Jl. Mayor Sunaryo, Gedung Djoeang 45 sangat dekat dengan pusat kuliner Galabo dan Pusat Grosir Solo (PGS), sehingga memudahkan mobilitas Anda.
Edukasi Sejarah
Sesuai namanya, gedung ini adalah saksi bisu perjuangan kemerdekaan Indonesia, memberikan nilai tambah edukatif bagi anak-anak saat libur sekolah.
Solo di akhir tahun 2025 diprediksi akan sangat meriah. Selain mengunjungi Gedung Djoeang 45, Anda juga bisa menikmati dekorasi Natal yang cantik di sepanjang jalan utama. Atau menunggu kemeriahan kembang api di malam pergantian tahun.
Baca Juga: Indo Natural Farm Sukabumi, Wisata Edukatif Ramah Anak
Destinasi ini membuktikan bahwa Solo tetap memegang teguh slogan The Spirit of Java, namun tetap relevan dengan tren wisata masa kini. Pastikan kamera dan memori ponsel Anda cukup, karena hampir setiap sudut di sini layak untuk diabadikan!
Gedung Djoeang 45 adalah bukti bahwa sejarah tidak harus membosankan. Revitalisasi ini berhasil menarik minat generasi muda untuk kembali menengok akar perjuangan bangsa melalui cara yang lebih rekreatif. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

3 weeks ago
39

















































