Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat, Anggaran DPRD Kota Cimahi Rp92 Miliar Disorot

20 hours ago 4

harapanrakyat.com,- Pagu anggaran DPRD Kota Cimahi, Jawa Barat tahun 2026 yang menembus angka lebih dari Rp92 miliar menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Anggaran tersebut dinilai tidak sebanding, karena hanya digunakan untuk menunjang operasional 45 anggota DPRD beserta ASN di lingkungan Sekretariat DPRD, sementara banyak OPD lain harus berbagi anggaran lebih kecil.

Kritik keras disampaikan Ketua Ormas Comando Baros Ranger (Cobra), Deddy Supriadi. Ia menilai ketimpangan anggaran ini sudah menjadi persoalan lama yang terus berulang di Kota Cimahi.

Deddy menjelaskan, sumber penghasilan anggota DPRD berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pengaturannya tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. Sementara mekanisme teknisnya diatur melalui Permendagri Nomor 62 Tahun 2017 tentang Pengelompokan Kemampuan Keuangan Daerah serta pelaksanaan dana operasional.

Baca Juga: Metode DLH Kota Cimahi Atasi Sampah Menggunung Pasca Libur Nataru

Mengacu pada proyeksi APBD 2026, PAD Kota Cimahi diprediksi sebesar Rp625,974 miliar. Dari jumlah tersebut, separuhnya kembali dialirkan ke RSUD Cibabat, sehingga PAD bersih yang benar-benar dapat dimanfaatkan hanya berada di kisaran Rp312 miliar.

“Kalau pagu anggaran Sekretariat DPRD ditetapkan lebih dari Rp92 miliar, maka sisa PAD untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat sekitar 600 ribu warga Cimahi hanya sekitar Rp220 miliar. Ini jelas menunjukkan ketimpangan,” ujar Deddy, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: Kasus Kejahatan di Cimahi Naik 10,52 Persen Sepanjang 2025

Ia juga menyoroti intensitas kunjungan kerja DPRD Kota Cimahi ke luar daerah yang kerap dilakukan hingga dua kali dalam sepekan. Menurutnya, kegiatan tersebut berpotensi menjadi pemborosan anggaran dan justru menguntungkan daerah lain.

“PAD berasal dari pajak dan retribusi warga Cimahi. Tapi setelah masuk APBD, uangnya malah banyak dibelanjakan di luar daerah. Ini menunjukkan minimnya kepedulian terhadap rakyat,” tegasnya.

Tanggapan Ketua DPRD Kota Cimahi Soal Kritik Anggaran

Menanggapi kritik tersebut, Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, mengatakan, anggaran Rp92 miliar itu tidak sepenuhnya diperuntukkan bagi kepentingan pribadi anggota dewan.

Baca Juga: Tak Hanya Bandung Raya, Dedi Mulyadi Hentikan Sementara Penerbitan Izin Perumahan di Jabar

Meski demikian, ia tidak merinci secara detail pos-pos anggaran tersebut. “Anggaran tersebut mencakup belanja pegawai, termasuk operasional Sekretariat DPRD, belanja barang dan jasa. Serta sejumlah komponen pendukung lainnya yang menunjang kinerja kelembagaan DPRD,” kata Wahyu. (Eri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |