harapanrakyat.com,- Setelah dua hari upaya pencarian intensif terhadap seorang bocah yang hilang di Tasikmalaya, Jawa Barat, akhirnya membuahkan hasil memilukan. Muhammad Zaidan Al-Fatih (5), yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, ditemukan di Sungai Cikalang dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad warga Padayungan, RT 07 RW 01 tersebut ditemukan pada Minggu (4/1/2026). Lokasi penemuan jenazah terpaut cukup jauh, yakni sekitar 6 kilometer dari titik awal korban dilaporkan terjatuh pada hari Sabtu (3/1/2026).
Penemuan bermula ketika seorang warga yang tengah melintas di bantaran sungai melihat sesosok tubuh anak kecil dalam posisi mengambang.
Setelah menerima laporan warga, tim gabungan yang terdiri dari Polres Tasikmalaya Kota, BPBD, tim SAR, serta relawan segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Baca Juga: Ikut Ibu Urus Bansos, Bocah 5 Tahun Hilang Misterius di Kota Tasikmalaya
“Alhamdulillah, setelah dua hari pencarian bersama tim SAR, BPBD, dan unsur lainnya, petugas gabungan berhasil menemukan korban. Lokasi penemuannya di Sungai Cikalang,” kata IPDA Joni Jonansa, anggota Pamapta 2 Polres Tasikmalaya Kota, saat ditemui di RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Minggu (4/12/2026).
Bocah yang Hilang Ditemukan Terlilit Kain di Sungai Cikalang Tasikmalaya
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah dalam kondisi terlilit kain dan karung pada bagian perut. Kuat dugaan hal ini yang menjadi penyebab jasad korban tersangkut di aliran sungai tersebut.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa saat ditemukan kondisi jenazah sudah mengalami lebam mayat dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Karena telah berada di air selama dua hari.
Meskipun ditemukan beberapa luka lebam pada tubuh Zaidan, polisi menegaskan bahwa luka tersebut bukan akibat penganiayaan.
“Luka yang ada merupakan lebam akibat benturan-benturan di sungai, karena di sepanjang aliran sungai yang deras banyak batu dan kayu,” tambahnya.
Murni Kecelakaan
Pihak kepolisian juga memastikan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Setelah proses evakuasi selesai, pihak keluarga membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah Muhammad Zaidan Al-Fatih.
Hal itu berdasarkan ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan korban saat terakhir kali terlihat. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan jenazah langsung dibawa ke rumah duka.
Baca Juga: Pelajar Dempet Tiga Tabrak Mobil Terparkir di Tasikmalaya, 1 Tewas 2 Luka Parah
“Keluarga sudah menerima. Ini dipastikan murni kecelakaan, karena peristiwa itu terjadi setelah hujan deras dan debit air Sungai Cikalang besar,” kata Joni Jonansa.
Dengan ditemukannya korban, proses pencarian resmi dihentikan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Terutama saat kondisi cuaca buruk dan berada di sekitar aliran sungai. (Apip/R3/HR-Online/Editor: Eva)

5 days ago
25

















































