Warga di Kota Banjar Tak Punya Rumah, Hidup Kekurangan Hingga Akhirnya Dibantu KDM

7 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Pasangan suami istri Carti (55) dan Sarimin (56) warga Dusun Cibentang, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, tak kuasa menahan haru saat dibantu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Gubernur yang akrab dipanggil Bapak Aing itu bahkan menyambangi rumahnya.

Carti pun serasa bermimpi dapat bertemu dengan orang nomor satu di Jawa Barat karena selama ini hanya melihat sosok sang Gubernur melalui handphone miliknya anaknya. 

Ia tak menyangka Gubernur KDM berhenti tepat di depan rumahnya karena saat melihat rombongan tersebut mengambil rute jalan yang berbeda.

Baca Juga: Kisah Haru Warga Perbatasan di Kota Banjar, Dijanjikan Rumah dan Pekerjaan oleh KDM 

“Senang banget, saya senang banget gitu ketemu sama Pak KDM langsung, enggak disangka saya cuman lihat di HP HP gitu punya anak. Sekarang kok saya malah ketemu langsung gitu sama Pak KDM saya seperti mimpi,” ujar Carti, Rabu (27/5/2026).

Warga Kota Banjar itu mengaku bahagia dibantu dan dijanjikan rumah oleh orang nomor satu di Jawa Barat yang biasa dipanggil KDM.

Terlebih, pada momen pertemuan tersebut ia dijanjikan bantuan rumah untuk mengganti rumahnya yang masih berada di lahan milik PU karena ia mengaku tidak memiliki tanah.

Baca Juga: Gemerlap Lampu Warnai Peresmian Jembatan Jaya Perkasa Pangandaran di Malam Takbir Idul Adha

“Dikasih rumah. Iya, semoga terwujud gitu. Bisa ketemu juga saya sudah Alhamdulillah. Mungkin ada rezeki anak saya,” ujarnya.

Warga Kota Banjar yang Dibantu KDM Seorang Buruh Tani

Carti pun menceritakan, selama ini bersama suaminya hanya menjadi buruh tani dan penggarap kebun milik orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Hasil yang didapat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan, ia terkadang mengkonsumsi jagung saat tidak memiliki beras agar bisa membiayai sekolah anaknya.

“Kalau lagi enggak ada beras. Ya nggak kebeli kadang-kadang buat anak sekolah. Orang tua mah apa saja yang ada dimakan gitu kadang ya singkong kadang ubi,” ujarnya.

Carti mengaku sebelumnya belum tercover program bantuan pemerintah dan baru beberapa waktu ke belakang mendapat bantuan beras dan uang.

Baca Juga: Gubernur Jabar Shalat Idul Adha di Mekarharja Kota Banjar, Dedi Ajak Masyarakat Memaknai Kurban secara Mendalam

“Baru kemarin-kemarin saya dapat yang Rp 900 ribu sama beras saja. Mungkin kata orang-orang kamu mah karena enggak dekat sama Pak RT-nya,” ujarnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |