Respons Lonjakan Kasus Kekerasan Anak, Tunas Taman Jingga Datangi Sekolah di Tasikmalaya

10 hours ago 12

harapanrakyat.com,- Lonjakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Tasikmalaya mendorong komunitas Tunas Taman Jingga untuk bergerak melakukan edukasi sejak dini. Upaya pencegahan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pendidikan karakter dan edukasi seksual, yang digelar di SDN Ciangir, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, pada Selasa, 26 Mei 2026.

Baca Juga: Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak, PMII Kota Tasikmalaya Luncurkan Kanal Digital ‘KOPRI Care’

Kegiatan yang diikuti puluhan siswa-siswi itu menjadi bentuk kepedulian terhadap meningkatnya angka kekerasan yang terjadi di wilayah Tasikmalaya dalam beberapa tahun terakhir. Anak-anak diberikan pemahaman mengenai batasan tubuh, keberanian menolak ajakan orang asing, hingga langkah sederhana melindungi diri dari potensi tindak kekerasan.

Kepala Bidang Edukasi Tunas Taman Jingga, Nurmala Nurani Martanti atau yang akrab disapa Lala mengatakan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi keprihatinan atas fenomena sosial yang semakin mengkhawatirkan.

“Alasan kami datang ke sekolah ini tentu sebagai respons dari meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Tasikmalaya. Berdasarkan data pemerintah kota, pada tahun 2025 terdapat 202 kasus kekerasan. Jumlah itu meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 164 kasus. Kemudian pada tahun 2023 sebanyak 131 kasus,” kata Lala kepada harapanrakyat.com, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, edukasi sejak usia dini menjadi salah satu langkah penting untuk meminimalisasi terjadinya kekerasan terhadap anak maupun perempuan. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus turun langsung ke sekolah-sekolah, memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai perlindungan diri dan pendidikan karakter.

Lala menilai, upaya pencegahan sebenarnya merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah. Namun, pihaknya tidak ingin hanya menunggu langkah dari pemerintah tanpa melakukan aksi nyata di lapangan.

“Melalui langkah kecil ini kami berharap bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Edukasi seperti ini penting agar anak-anak memahami cara menjaga diri dan berani berkata tidak terhadap hal-hal yang membahayakan,” katanya.

Baca Juga: Komitmen Baru Forum Pesantren Kota Banjar; Tolak Kekerasan di Lingkungan Santri

Apresiasi untuk Para Kader Tunas Taman Jingga

Sementara itu, Direktur Taman Jingga, Ipa Zumrotul Falihah, mengapresiasi inisiatif para kader muda Tunas Taman Jingga, yang aktif terjun langsung melakukan kegiatan sosial dan edukasi di tengah masyarakat.

Ia menyebut, kegiatan di SDN Ciangir menjadi bukti, bahwa generasi muda mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar. “Sebagai wadah kaderisasi, kami sangat mendukung anak-anak Tunas Taman Jingga yang terus bergerak aktif melakukan edukasi di lapangan,” ujar Ipa.

Ia berharap, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi para peserta didik. Tetapi juga, menjadi sarana pengembangan kapasitas bagi para kader, agar semakin berani menghadirkan perubahan positif di masyarakat, khususnya di Tasikmalaya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini membuat peserta lebih memahami materi yang disampaikan. Sekaligus menjadikan kader Tunas Taman Jingga berkembang dan mampu menjadi bagian dari solusi di negeri ini,” tuturnya.

Baca Juga: Berduka Atas Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Dedi Mulyadi: Pelaku Harus Diproses Hukum

Ipa berpesan agar semangat edukasi dan advokasi sosial yang selama ini dijalankan dapat terus dijaga secara konsisten. “Jangan mudah puas, terus kembangkan kegiatan lainnya. Semoga tetap konsisten dan memberikan dampak sesuai motto Taman Jingga, yakni edukasi dan advokasi untuk dampak sosial,” pungkasnya. (Rafi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |