Transformasi Besar Pertanian di Ciamis, Petani Dilatih Kuasai Bisnis dan Teknologi Digital

1 hour ago 4

harapanrakyat.com,- Sektor pertanian di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini tengah menapaki babak baru. Bukan sekadar bercocok tanam, para petani kini didorong untuk bertransformasi menjadi pelaku bisnis korporasi yang profesional. Langkah ini diwujudkan melalui “Kursus Tani Penumbuhan dan Pengembangan Korporasi Petani” yang berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026 lalu.

Baca Juga: Ciamis Perkuat SDM Pertanian, Puluhan Penyuluh dan Petani Ikuti Pelatihan hingga Sertifikasi Kompetensi

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat ini, menjadi katalisator bagi para pengurus serta anggota Kelembagaan Ekonomi Petani yang sudah berbadan hukum koperasi. Fokus utama program ini adalah mentransformasi pola pikir petani, dari sekadar produsen komoditas menjadi pengelola korporasi. Sehingga nantinya mampu membaca peluang pasar, mulai dari sektor beras, sayuran, hingga buah-buahan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ciamis, Ape Ruswandana  mengatakan, bahwa dalam kursus tersebut, peserta dibekali dengan kurikulum komprehensif yang menyentuh nadi operasional koperasi modern. Materi yang diberikan mencakup tata kelola kelembagaan yang transparan, penyusunan model bisnis yang adaptif, hingga manajemen keuangan yang presisi.

Lebih dari sekadar teori, para peserta juga dilatih untuk membuka akses pembiayaan dan memperluas jaringan kemitraan usaha. Salah satu poin penting yang ditekankan, adalah pentingnya strategi pengembangan koperasi berbasis digital, agar usaha tani di Ciamis mampu bersaing di pasar global.

“Kami tidak hanya bicara tentang kuantitas produksi. Tetapi, bagaimana petani kita mampu mengelola bisnisnya secara berkelanjutan, dengan memanfaatkan instrumen digital,” katanya kepada harapanrakyat.com, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga: DPKP Ciamis Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Wujud Nyata Pelayanan Prima untuk Masyarakat

Langkah Baru Pertanian Ciamis, Petani Dibekali Ilmu Bisnis untuk Tingkatkan Pendapatan

Guna memastikan materi yang disampaikan membumi dan aplikatif, penyelenggara menghadirkan kolaborasi antara praktisi dan pakar. Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Ciamis hadir membedah aspek regulasi dan pasar. Sementara Apri Budianto, pakar dari Universitas Galuh, memberikan pendalaman teoritis mengenai manajemen strategis korporasi pertanian.

Ia mengatakan, bahwa sinergi ini diharapkan mampu memangkas jarak antara teori bisnis dengan realitas di lapangan, yang sering kali penuh tantangan bagi para petani.

Pihaknya juga secara terbuka menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Dukungan ini bukanlah kerja sesaat. Rekam jejak kolaborasi ini telah terlihat sejak tahun 2024, melalui fasilitasi legalisasi Koperasi Produsen Petani di wilayah tersebut,” tuturnya.

Selama dua tahun terakhir, sambungnya, pembinaan intensif terus dilakukan, mencakup penguatan korporasi hingga program regenerasi petani. Upaya sistematis ini dilakukan untuk memastikan, bahwa sektor pertanian di Ciamis tidak mengalami stagnasi dan tetap relevan dengan dinamika ekonomi masa kini.

Baca Juga: Perkuat Cadangan Pangan, Ciamis Jadikan Panjalu Pusat Penangkaran Benih Sorgum

“Dengan penguatan kelembagaan ini, kami menargetkan terciptanya korporasi petani yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Sehingga, bisa meningkatkan kesejahteraan petani, yang sekaligus menjadi pilar bagi ketahanan dan keberlanjutan pembangunan pertanian di tatar Galuh,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |