Memilih Furniture Anti Banjir untuk Daerah Rawan

13 hours ago 7

Tinggal di kawasan rawan banjir memaksa pemilik rumah untuk jeli dalam memilih furniture anti banjir. Sebab, furniture rumah yang seringkali terkena banjir akan cepat rusak, berjamur, bahkan harus segera dibuang. Menanggapi masalah tersebut, pemilik rumah wajib mengetahui beberapa hal penting berikut sebelum memilih furniture di daerah rawan. 

Baca Juga: Ide Furniture Apartemen Custome untuk Hunian Dinamis

Pandungan Memilih Furniture Anti Banjir untuk Daerah Beresiko

Seiring perkembangan teknologi modern, ada banyak pilihan furniture yang bisa dijadikan solusi untuk rumah rawan banjir. Desain furniture masa kini juga semakin adaptif, sehingga memberikan nilai estetika meski berguna untuk kondisi lingkungan ekstrem. Dengan pilihan furniture yang tepat, pemilik rumah bisa tetap tinggal dengan nyaman, tanpa khawatir akan kerusakan akibat genangan air. 

Sebagai gambaran, berikut deretan faktor penting yang wajib diperhatikan.

Pilih Material Furniture Anti Air

Jika rumah tempat tinggal sering terkena banjir, furniture berbahan kayu jelas bukanlah solusi yang bijak. Sebab, material kayu mudah menyerap air lalu mengembang. Jika sudah begini, maka furniture bisa langsung lapuk atau berjamur. 

Sebagai rekomendasi, pemilik rumah bisa menggunakan furniture berbahan aluminium. Bisa juga menggunakan pilihan furniture dari besi anti karat, rotan sintetis maupun plastik berkualitas tinggi. 

Selain lebih awet dan tahan lama, berbagai bahan furniture tersebut juga mudah dibersihkan jika terendam air. Ketika banjir surut, pemilik rumah tinggal membersihkan furniture dengan cara sederhana. Mulai dari mengelap furniture, mencuci menggunakan sabun, lalu dikeringkan. Selesai, furniture bisa digunakan kembali seperti semula. 

Gunakan Desain Furniture dengan Kaki Tinggi

Siapa sangka, trik simpel yang satu ini bisa jadi cara efektif untuk memilih furniture anti banjir. Pemilik rumah bisa memilih furniture seperti lemari, sofa hingga meja dengan kaki minimal berukuran 20 hingga 30 cm. Desain furniture tersebut bisa memberikan waktu yang lebih lama ketika air mulai masuk. Jadi, pemilik rumah bisa memindahkan barang berharga sebelum air naik terlalu tinggi. 

Selain fungsional, furniture dengan kaki tinggi juga bisa membuat ruangan jadi lebih estetik dan lega. Pemilik rumah bisa menggunakan desain minimalis modern untuk memberikan tampilan yang kece, namun juga siap siaga terhadap risiko  banjir. Poin menariknya, proses pembersihan furniture ini lebih mudah, baik dengan pel ataupun penyapuan area secara berkala. 

Baca Juga: Aquarium sebagai Sekat Ruangan Bantu Tingkatkan Estetika dan Fungsionalitas Sekaligus

Di samping itu, ada baiknya untuk memanfaatkan rak dinding dan floating furniture. Cobalah menggunakan strategi ini untuk mengatasi masalah furniture di kawasan rawan banjir. Misalnya, memasang rak TV dengan desain menempel di dinding, rak buku gantung hingga kabinet dapur dengan posisi yang lebih tinggi. 

Investasikan Furniture Modular dan Portable

Rumah dengan risiko banjir sebaiknya tidak terlalu banyak menggunakan furniture berat yang menyulitkan proses pemindahan. Alternatifnya, pemilik rumah bisa menggunakan desain furniture anti banjir modular dan portabel sebagai pilihan cerdas. 

Ketika muncul tanda-tanda banjir, pemilik rumah bisa dengan cepat mengangkat furniture ke tempat yang lebih tinggi. Selain aman, furniture modular dan portable juga memudahkan proses pembersihan yang bisa lebih cepat dan tidak terlalu melelahkan. 

Pilih Material Khusus untuk Sofa dan Kasur

Bahan kain jelas bukan pilihan cerdas untuk furniture di kawasan rawan banjir. Sebab, bahan ini mudah menyerap air. Selain itu, material sofa atau kasur busa dari kain juga susa kering dan langsung berbau apek setelah terendam air. 

Sebagai rekomendasi, pemilik rumah bisa memilih kasur busa latex. Bisa juga memilih kasur gulung dan sofa berbahan kulit sintetis yang cenderung lebih tahan terhadap air. 

Selain itu, pemilik rumah juga bisa menggunakan sofa bed lipat dan kursi santai dengan bantalan lepas pasang. Jika sewaktu-waktu terjadi banjir, pemilik rumah tinggal menyimpan bantalan di tempat tinggi. Sementara rangka sofa bisa tetap aman di bawah. Selain praktis, model ini juga terlihat simpel dan memudahkan proses penataan ulang kapan saja. 

Baca Juga: Solusi Tepat Penggunaan Kursi Jodang Ruang Tamu Minimalis

Tinggal di kawasan rawan banjir memang membutuhkan persiapan matang, terlebih dalam urusan furniture anti banjir. Dalam hal ini, pemilik rumah harus jeli memilih furniture anti banjir yang awet, mudah dipindahkan dan memanfaatkan konsep penyimpanan cerdas. Dengan demikian, rumah bisa tetap terasa nyaman tanpa harus sering membuang furniture rusak ketika banjir datang. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |