harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melayat ke rumah duka almarhum Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung yang menjadi korban tabrak lari hingga meninggal dunia setelah menjalankan tugas patroli malam pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Dedi menyebut, kunjungannya ke rumah duka menjadi bentuk dukungan moral dan penghormatan atas dedikasi personel kepolisian yang mengabdi bagi masyarakat.
“Saya hari ini menengok keluarga almarhum Aiptu Asep Suhara yang meninggal ditabrak saat menjalankan tugas patroli malam. Ini bentuk dukungan saya untuk mereka,” katanya di Kota Bandung, Senin (10/8/2026).
Baca Juga: Dedi Mulyadi Buka Kanal Hotline Khusus Ojol, Lapor Begal hingga Tawuran Dapat Insentif
Dedi pun mengingatkan seluruh aparat penegak hukum dan petugas di lapangan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat bertugas pada malam hari.
Ia menyarankan agar personel polisi tidak melakukan patroli sendirian guna mengantisipasi berbagai potensi bahaya di jalan raya.
“Seluruh aparat harus waspada dan bersiaga. Jika berkendaraan (patroli) harus beberapa orang, jangan sendiri. Karena ini peristiwa bukan pembegalan tapi ditabrak oleh orang dalam keadaan mabuk,” ujarnya.
Usut Tuntas Penabrak Aiptu Asep Suhara
Mengenai beredarnya spekulasi dan isu di media sosial yang mengaitkan latar belakang pelaku penabrak, Dedi mengimbau masyarakat untuk tidak memperkeruh suasana dengan informasi liar. Ia menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara tersebut kepada aparat kepolisian agar diproses secara objektif dan transparan.
“Tidak perlu menanggapi isu di media sosial. Kalau saya minta kepolisian melakukan langkah objektif. Jadi siapapun pelakunya, dari kalangan manapun harus diproses sesuai ketentuan hukum berlaku,” tegasnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian pribadi, Dedi berkomitmen menanggung seluruh biaya pendidikan empat anak almarhum Aiptu Asep Suhara hingga tuntas.
Melalui kepastian jaminan pendidikan bagi keluarga almarhum, Pemprov Jabar berharap beban yang ditanggung keluarga dapat berkurang. Serta penanganan hukum kasus ini berjalan seadil-adilnya.
“Saya urus sekolah anak-anak (Aiptu Asep Suhara) biar tambah anak-anak didik saya dari ayah yang meninggal karena melaksanakan tugas dan lainnya,” pungkas Dedi Mulyadi. (Reza/R3/HR-Online/Editor: Eva)

23 hours ago
11

















































