Wali Kota Cimahi Ingatkan Dirut RSUD Cibabat Agar Hadapi Kritik dengan Lapang Dada

2 hours ago 2

harapanrakyat.com,- Di tengah gelombang protes dan perdebatan publik terkait wacana perubahan nama RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulia, Wali Kota Cimahi Ngatiyana memberikan pesan sekaligus pengingat langsung kepada Direktur Utama RSUD Cibabat, dr. Jeffry Iman Gurnadi. Hal ini disampaikan usai kegiatan penanaman pohon di halaman rumah sakit, Selasa (11/8/2026). 

Baca juga: Wali Kota Cimahi Tegas! Ubah Nama RSUD Cibabat Belum Pasti, Kewenangan Sepenuhnya Milik DPRD

Menurut Ngatiyana, pemerintahan yang sehat tidak boleh menutup diri dari kritik. Justru perbedaan pandangan harus dijadikan bahan masukan selama tujuannya membangun dan disampaikan dengan santun. 

“Biarkan saja banyak kritik, asalkan membangun dan disampaikan dengan cara yang sopan. Kritik itu penting. Tapi bedakan dengan yang muncul karena iri dengki dan benci yang sengaja mencari-cari kesalahan, itu bukan kritik yang membangun,” ujar Ngatiyana. 

Polemik Wacana Pergantian Nama RSUD Cibabat

Ia pun menyoroti kegaduhan yang muncul saat wacana pergantian nama itu baru dibahas di tahap paling awal beberapa waktu lalu. Padahal belum ada keputusan akhir, belum masuk mekanisme persetujuan DPRD yang bisa saja menyetujui maupun membatalkan, namun berita sudah berkembang liar ke mana-mana.

“Pak Direktur, baru wacana ubah nama saja sudah gemuruh ke mana-mana, penuh simpang siur. Padahal baru di awal. Prosesnya pun harus persetujuan DPRD. Bisa dilanjutkan, bisa juga dibatalkan,” ungkapnya. 

Lebih dalam, Ngatiyana memperingatkan bahwa di lingkungan pemerintahannya saat ini banyak pihak yang memutarbalikkan fakta, yang benar dikatakan salah, yang salah diposisikan benar. “Banyak yang memutarbalikkan kebenaran. Hanya Allah yang tahu niat sebenarnya. Yang terpenting niat kita baik, Insya Allah akan ada jalan,” tegasnya. 

Ia memotivasi dr. Jeffry dan seluruh ASN agar tetap teguh menjalankan tugas dengan kesabaran, keikhlasan, dan rasa syukur. “Banyak bersyukur, itu saja kuncinya. Introspeksi diri untuk perbaikan, jangan sakit hati dikritik, serta tetap lurus dan lempeng saja,” katanya.

Terkait kegaduhan yang terjadi, Ngatiyana menegaskan ada dugaan kuat bahwa ini bukan sekadar perbedaan pendapat biasa. “Saya lihat ini mengarah pada insubordinasi, bahkan sabotase dari dalam. Yang berbuat siapa, tapi yang dituduh pihak lain. Tujuannya jelas, untuk mengacaukan jalannya pemerintahan,” tandasnya. 

Baca juga: Wacana Ganti Nama RSUD Cibabat Cimahi Masih Tahap Kajian, Tak Ada Wakil Rakyat yang Datang Saat diundang

Karena itu, ia berharap jajaran RSUD Cibabat tidak kendor semangatnya. “Jangan lemah, jangan sakit hati, dan jangan menolak kritik yang membangun. Saya juga minta seluruh Kepala Dinas untuk turut mendukung selama tujuannya baik untuk masyarakat.” Katanya.

Pesan intinya tegas, tetap fokus perbaikan pelayanan, biarkan kritik masuk, saring yang berguna dan waspadai upaya yang sengaja menciptakan kegaduhan demi kepentingan terselubung. (Juhaeri/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |