Persib Bandung dibebani akumulasi denda dari PSSI dan AFC yang mencapai Rp5,9 miliar. Denda tersebut akibat sederet pelanggaran suporter, administrasi stadion, hingga kerusuhan pertandingan.
Baca Juga: Gawat! Frans Putros Terancam Absen di Laga Persib Vs Persijap
Sanksi domestik pertama muncul pada 22 September 2025 saat melawan Arema FC karena suporter hadir ke kandang lawan atau tribun tamu. Akibatnya, Komdis PSSI menjatuhkan denda Rp25 juta. Hukuman serupa kembali terjadi pada 5 Januari 2026, ketika Persib bertandang ke Persik Kediri, dengan nominal sama.
Laga panas kontra Persija Jakarta di Stadion GBLA pada 11 Januari 2026 menambah beban. Persib Bandung terkena denda Rp30 juta akibat pelemparan botol, dan Rp60 juta karena penyalaan petasan, sehingga total mencapai Rp90 juta.
Puncak sanksi domestik terjadi pada 30 April 2026 kontra Bhayangkara FC dan 4 Mei 2026 melawan PSIM Yogyakarta. Dua laga itu menghasilkan denda Rp455 juta, termasuk pelanggaran flare, pelemparan botol, hingga invasi lapangan.
Selain klub, pemain Frans Putros dan Luciano Guaycochea juga didenda Rp10 juta masing-masing. Sementara asisten pelatih Miro Petric dijatuhi larangan empat laga plus denda Rp166 juta, karena protes keras terhadap wasit.
Baca Juga: Berebut Titel Juara di Stadion GBLA, 30 Ribu Tiket Laga Pamungkas Persib Bandung Ludes Terjual
Rentetan Denda PSSI dan AFC Membebani Persib Bandung
Sementara itu, di level Asia, hukuman dimulai saat melawan Manila Digger pada Oktober 2025. Persib didenda Rp33 juta karena kursi stadion dan tiket tidak memiliki nomor.
Pertandingan kontra Selangor FC di GBLA pada 23 Oktober 2025 mencatat pelanggaran serius. Antara lain penonton yang sampai memanjat pembatas, pelemparan kursi, flare, sampai spanduk politik. AFC menjatuhkan denda Rp436 juta dan menutup sebagian stadion.
Sedangkan saat Persib Bandung bertandang ke Selangor FC, berujung denda Rp499 juta. Sementara pertandingan kontra Bangkok United pada 10 Desember 2025 menambah Rp503 juta, akibat jalur evakuasi terhambat dan flare menyala.
Kerusuhan suporter di Thailand saat melawan Ratchaburi FC menambah Rp144 juta. Namun beban terbesar datang dari laga kontra Ratchaburi FC di GBLA pada 18 Februari 2026, dengan denda Rp3,5 miliar plus larangan dua laga tanpa penonton.
Jika dijumlahkan, total denda untuk Persib Bandung dari PSSI mencapai Rp595 juta, sementara AFC menjatuhkan Rp5,281 miliar. Ditambah hukuman individu Rp20 juta, akumulasi mencapai Rp5,896 miliar, angka yang kemudian dibulatkan media menjadi Rp5,9 miliar.
Baca Juga: Persib Kena Sanksi Denda Rp455 Juta dari PSSI, Gara-Gara Apa Nih?
Maung Bandung memang masih berpeluang besar meraih gelar Super League 2025/2026. Namun, denda Rp5,9 miliar dari PSSI dan AFC menjadi ancaman serius untuk Persib Bandung, yang harus segera ditangani agar target juara tidak runtuh oleh masalah finansial. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

11 hours ago
8

















































