Warga Kota Banjar Bawa Galon Andalkan Pasokan Air Bersih Untuk Mandi dan Masak

15 hours ago 8

harapanrakyat.com,- Warga di Dusun Priagung RT 10 RW 04, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, selama satu bulan ini mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.

Baca juga: Musim Kemarau, PDAM Tirta Anom Kota Banjar Pastikan Penyaluran Air Bersih Normal

Warga saat ini pun hanya mengandalkan pasokan air bersih dari bantuan untuk kebutuhan kebutuhan sehari-hari karena sumber air di wilayah tersebut mengering.

Saat petugas datang warga pun nampak berjajar membawa ember dan galon menggunakan angkong untuk mengangkut air bersih dari bak penampung distribusi.

Warga Andalkan Pasokan Air Bersih

Salah seorang warga Imas mengatakan, krisis air bersih di wilayahnya selalu terjadi hampir setiap tahun saat musim kemarau karena sumber air warga terus mengering.

Ia pun mengaku membawa sejumlah galon setiap ada pendistribusian air bersih untuk memenuhi kebutuhan air di rumahnya seperti memasak dan mandi. “Ambil air buat mandi cuci dan masak. Ini juga masih kurang satu hari langsung habis,” kata Imas kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Kepala Dusun Priagung Heri Kiswanto menambahkan, terdapat 2 wilayah RT dengan jumlah sekitar 200 jiwa yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau.

Menurutnya, krisis air bersih tersebut terjadi karena sumber air warga maupun sumur bor bantuan yang ada di wilayahnya kondisi airnya terus menyusut.

Selain itu, layanan air bersih PDAM juga ikut terdampak karena kondisi geografis wilayahnya cukup tinggi, sehingga tekanan air PDAM sulit menjangkau rumah penduduk.

“Kedalaman air sumur sudah mencapai 100 meter tapi kalau kemarau itu juga kering. Kami harap bantuan ini bisa rutin agar warga tidak kekurangan air bersih,” ujarnya.

Baca juga: Krisis Air Bersih Meluas, BPBD Banjar Kembali Salurkan 5.000 Liter Air di Desa Binangun

Sementara itu, Petugas BPBD Kota Banjar Agus Munawar, mengatakan, pihaknya hari ini menyalurkan distribusi air bersih ke tiga wilayah yakni Desa Karyamukti, Sukamukti, dan Binangun.

Adapun untuk wilayah Karyamukti merupakan penambahan baru wilayah terdampak musim kemarau dan baru pertama dilakukan distribusi. “Kapasitas penyaluran air bersih ini masing-masing 5000 liter. Penyaluran dilakukan secara rutin sesuai jadwal dan permohonan yang diajukan,” ujarnya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |