Ambulans Pembawa Bayi dalam Inkubator Alami Kecelakaan di Sumedang, Begini Kondisinya

1 day ago 17

harapanrakyat.com,- Satu unit ambulans yang membawa bayi dalam inkubator bersama sang ibu mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Bandung-Cirebon, wilayah Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (4/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi ketika ambulans tengah membawa pasien rujukan dari Kabupaten Kuningan menuju Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (RS Unpad) Jatinangor. Berdasarkan dugaan awal, ban kendaraan mengalami pecah sehingga sopir kehilangan kendali dan ambulans menabrak trotoar.

KBO Satlantas Polres Sumedang, Ipda Rd Arief menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diduga pecahnya ban sebagai penyebab utama kecelakaan.

Baca Juga: Pulang Sekolah, Siswi SMAN 1 Pamarican Ciamis Meninggal Dunia Usai Menabrak Tembok

“Informasi sementara, ban pecah lalu kendaraan menabrak trotoar. Ambulans sedang membawa pasien rujukan dari Kuningan ke RS Unpad. Di dalamnya terdapat bayi, ibu pasien, serta beberapa tenaga medis,” terang Arief.

Alami Kecelakaan di Sumedang, Polisi Evakuasi Bayi dalam Inkubator

Petugas Satlantas Polres Sumedang yang saat itu sedang melakukan patroli segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan evakuasi terhadap bayi yang berada di dalam inkubator, serta memastikan kondisi seluruh penumpang ambulans.

Baca Juga: Hilang Kendali di Turunan Cilawu Garut, Pengendara Motor Tewas Tabrak Pilar Jalan

Meski sempat mengalami kepanikan akibat benturan, seluruh penumpang selamat dan tidak mengalami luka serius. Ibu bayi tersebut sempat syok, namun berhasil dievakuasi bersama bayinya dengan aman.

“Ibunya memang sempat panik, tetapi proses evakuasi berjalan lancar. Petugas berhasil mengevakuasi bayi beserta inkubator,” tambahnya.

Baca Juga: Rem Blong di Turunan Pamulihan Garut, Truk Muatan Material Bangunan Terguling

Karena ambulans tidak dapat melanjutkan perjalanan, Satlantas Polres Sumedang kemudian membawa ibu dan bayinya menggunakan kendaraan dinas menuju RS Unpad Jatinangor agar penanganan medis sesuai rujukan tetap dapat dilanjutkan.

“Kami mengantar ibu dan bayinya ke RS Unpad menggunakan kendaraan dinas. Karena ambulans tidak bisa digunakan. Syukurlah semua penumpang dalam kondisi selamat,” pungkasnya. (Aang/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |