harapanrakyat.com,- Sejumlah masyarakat di Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, antusias mengikuti kegiatan tradisi Nadran di Situs Buyut Mangun Tapa yang berada di Hutan Kota Selamanik, Baregbeg, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan yang keenam kalinya digelar setiap tahun ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2026. Selain itu, kegiatan Nadran ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar masyarakat dan budayawan Kabupaten Ciamis.
Salah seorang budayawan Ciamis, Hendra Sudrajat mengatakan, acara ini juga untuk membersihkan diri sebelum bulan Ramadhan.
Baca Juga: Situs Eyang Dalem Natapradja di Mekarjaya Ciamis Punya Juru Kunci Baru
“Rangkaian Nadran setiap tahunnya itu biasanya ada tradisi adat budaya yang dilaksanakan oleh masyarakat. Lalu, doa bersama serta tawasulan di makam Buyut Mangun Tapa. Selain itu, dalam acara ini juga ada kastrol 7 rupa,” katanya.
Lanjutnya menjelaskan, setelah berdoa bersama dan tawasulan, acara selanjutnya makan bersama untuk merajut kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi menjelang bulan suci Ramadhan.
“Jadi intinya, acara tradisi Nadran di Buyut Mangun Tapa ini kita lebih menjalin kebersamaan, persatuan masyarakat,” jelas Hendra Sudrajat.
Tradisi Nadran Kebanggaan Masyarakat Baregbeg Ciamis
Sementara itu, Kepala Disbudpora Ciamis, Dian Budiyana mengatakan, kegiatan Nadran di Situs Buyut Mangun Tapa ini adalah salah satu kebanggan masyarakat Baregbeg. Tentu pihaknya mengapresiasi luar biasa.
“Kami dari Pemkab Ciamis sangat mengapresiasi kegiatan tradisi Nadran yang digagas masyarakat, Pemerintah Desa Baregbeg, serta budayawan bisa terselenggara dengan baik,” katanya.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan sebelum bulan suci Ramadhan bertujuan untuk mendoakan para leluhur yang berjasa dalam menyebarkan agama Islam, khususnya Buyut Mangun Tapa.
“Ini menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi masyarakat Baregbeg. Pasalnya bukan hanya dikenal oleh warga Baregbeg saja, tapi dari luar Ciamis juga banyak yang berziarah ke situs ini,” tuturnya.
Baca Juga: Tradisi Nyalin di Singaperbangsa Kota Banjar Sambut Datangnya Bulan Ramadhan
Dian menambahkan, pihaknya berharap kedepannya ada tanda atau simbol situs Buyut Mangun Tapa di sekitar lokasi. Hal itu supaya pengunjung yang datang bisa mengetahuinya dan tidak kesasar.
“Kegiatan ini juga merupakan sebuah persiapan untuk memelihara lebih baik lagi, dan bisa menjadi guide tamu yang datang untuk berziarah. Mudah-mudahan kedepannya lebih maju lagi,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tradisi Nadran tersebut turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Ciamis, Dian Budiyana beserta jajaran. Serta perwakilan dari Dinas Pariwisata Ciamis, Pemerintah Kecamatan Baregbeg, dan lainnya. (Fery/R3/HR-Online/Editor: Eva)

12 hours ago
9

















































