harapanrakyat.com,- Sebuah pohon petai ambruk menimpa atap rumah warga di Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, saat cuaca ekstrem terjadi pada Sabtu (14/02/2026) sore.
Atap rumah yang tertimpa pohon tersebut milik Sita Aditia Putri (29) di Dusun Cibeureum, RT 027/RW 007, Desa Cibadak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meski kondisi rumah mengalami kerusakan cukup serius.
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Pamarican Ciamis, Pohon Kelapa Roboh Timpa Rumah Warga
Pohon Petai Besar Ambruk di Banjarsari Ciamis usai Diguyur Hujan Lebat
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan lebat mulai mengguyur wilayah Banjarsari sejak sore hari. Sekitar pukul 17.00 WIB, angin kencang menyebabkan pohon petai yang berada di dekat pemukiman tidak mampu menahan beban dan langsung ambruk menimpa atap rumah warga.
Mendapati laporan adanya pohon tumbang yang membahayakan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pos WMK Banjarsari segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari, Dikri Nur Dena Tama, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima panggilan darurat dari pemilik rumah yang meminta bantuan evakuasi.
Baca Juga: Pohon Beringin Tua yang Penuh Cerita Kini Tumbang di Cipaku Ciamis
“Kejadian pohon petai berukuran besar ambruk pukul 17.00 WIB. Saat itu curah hujan di wilayah Banjarsari memang sangat tinggi dengan tiupan angin kencang,” terangnya kepada harapanrakyat.com.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama, mengingat ukuran pohon petai yang cukup besar dan posisi pohon yang melintang di atas atap rumah warga.
Kerugian Capai Rp 5 Juta
Petugas Damkar bersama para relawan dan warga setempat bahu-membahu memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin, agar beban pada bangunan berkurang.
“Alhamdulillah, tadi kami bersama para relawan telah melaksanakan evakuasi pohon petai besar yang ambruk menimpa bagian atap rumah korban. Proses pembersihan material pohon berjalan lancar,” tambahnya.
Meski tidak ada korban luka maupun jiwa, Sita Aditia Putri harus menelan kerugian materiil yang tidak sedikit. Kerusakan pada bagian atap rumahnya tergolong parah.
“Tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah mengalami kerugian materiil mencapai sekitar 5 juta rupiah,” terangnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, petugas pun mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama pohon tumbang. Mengingat cuaca ekstrem masih sering terjadi di wilayah Ciamis dan sekitarnya. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

5 hours ago
2

















































