Setelah menjadi pusat perhatian karena pengakuan sang ibu kandung, kini Ressa Rossano masih canggung untuk panggil Denada dengan sebutan “ibu”. Seperti yang publik ketahui, dunia hiburan tanah air belakangan ini dihangatkan oleh kisah haru sekaligus pelik antara penyanyi Denada Tambunan dan putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano. Meski status hubungan darah mereka kini sudah diakui secara publik, ternyata membangun ikatan batin yang sempat terputus puluhan tahun tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Baca Juga: Mantan Suami Akui Syok saat Tahu Denada Punya Anak Lain: Saya Bingung
Ressa Rossano Masih Canggung Panggil Denada “Ibu” Karena Ada Trauma Kekecewaan Masa Lalu
Ressa mengaku masih merasa amat canggung, bahkan belum sanggup untuk memanggil Denada dengan panggilan “Ibu”. Pengakuan ini mencuat dalam konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Di balik sebutan “Mbak” yang masih ia gunakan, ternyata tersimpan trauma masa lalu dan kekhawatiran yang mendalam dari sosok Ressa.
Pengakuan Ressa Rossano masih canggung sebut Denada ‘ibu” tersebut memang sangatlah wajar. Pasalnya, mengubah sapaan bukan sekadar urusan lidah, melainkan soal hati yang pernah terluka. Ia mengungkapkan bahwa keraguannya untuk memanggil “Ibu” berdasarkan rasa trauma akan kekecewaan yang pernah ia alami di masa lalu.
Setelah puluhan tahun tidak mendapat pengakuan, ada ketakutan tersendiri untuk membuka diri sepenuhnya. Pemuda asal Banyuwangi tersebut juga mengakui bahwa ia butuh waktu lebih untuk merespons pesan singkat dari Denada. Hal ini mengingat Denada sejauh ini belum bertatap muka dengan putra kandungnya tersebut. Sementara itu, bayang-bayang kegagalan dalam membangun hubungan di masa lalu membuat Ressa lebih berhati-hati dalam melangkah.
“Bukannya belum mau (bertemu), tetapi takut ambil keputusan dan takutnya juga nanti terjadi kegagalan ketiga kalinya gitu,” tuturnya jujur.
Antara Media Sosial dan Pertemuan Nyata
Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menilai wajar jika kliennya merasa asing. Menurutnya, pengakuan atas status anak oleh Denada melalui sosial media memang belum menyentuh hati Ressa lebih mendalam. Ada kebingungan Ressa saat Denada memberikan kebebasan dalam memilih panggilan melalui pesan WhatsApp. Ronald menekankan betapa anehnya bagi seseorang yang tidak mendapat pengakuan selama 24 tahun, tiba-tiba harus berubah drastis hanya melalui komunikasi digital.
Baca Juga: Denada Tambunan Klarifikasi Tegas Soal Gosip Punya 3 Anak: Tidak Benar!
“Coba rasakan bagaimana orang yang tidak mendapat pengakuan anak selama 24 tahun, yang awalnya panggil ‘Mbak’, mendadak panggil ‘Ibu’ hanya melalui medsos,” tegas Ronald.
Keinginan untuk Duduk Bersama
Meski Ressa Rossano masih ada rasa canggung dan trauma, di lubuk hatinya yang terdalam, Ressa sangat ingin bertemu langsung dengan Denada. Bagi Ressa, pertemuan fisik akan lebih bermakna dari sekadar berkirim pesan di aplikasi ponsel. Pertemuan tatap muka akan menjadi kunci untuk mencairkan suasana kaku yang selama ini ada.
Namun, pria muda yang kini kebanjiran job tawaran kerjasama dari berbagai brand tersebut memiliki satu harapan besar jika pertemuan itu terjadi. Ia ingin Denada bersedia duduk bersama dan bertemu dengan orang tua asuh yang telah merawatnya sejak bayi, yaitu Ratih dan Dino. Selain itu, ia juga berharap ada itikad baik dan permohonan maaf secara langsung. Tujuannya agar hubungan mereka bisa mulai kembali dengan lembaran yang benar-benar bersih.
Baca Juga: Denada Akui Ressa Anak Kandung, Ungkap Alasan Penyesalannya
Kabar Ressa Rossano masih canggung panggil Denada dengan sebutan ibu tersebut benar-benar sukses menuai simpati publik. Hingga kini, persoalan antara Ressa dan Denada sendiri masih berproses di ranah hukum terkait gugatan perbuatan melawan hukum. Namun, pihak Ressa Rossano yang masih canggung dengan sang ibu kandung tersebut menegaskan bahwa pintu maaf selalu terbuka lebar, asalkan didasari oleh ketulusan dan pertemuan nyata, bukan hanya sekadar kata-kata di dunia maya. (R10/HR-Online)

20 hours ago
7

















































