Shabrina Leanor Makin Percaya Diri, Ungkap Perjalanan Melawan Cemoohan 

13 hours ago 10

Shabrina Leanor makin percaya diri setelah berhasil menjalani transformasi fisik yang mencuri perhatian publik. Perjalanan tersebut tidak hanya mengubah penampilannya, tetapi juga memperkuat mental saat berkarier di industri musik. Pada Jumat, 31 Juli 2026 lalu, ia membagikan kisah itu saat menghadiri sebuah acara di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Anak Erika Carlina Ulang Tahun Pertama di Panti Asuhan, Begini Ungkapan Kagum DJ Bravy

Penyanyi bernama lengkap Shabrina Leonita ini lahir pada 23 Juli 2000 di Belitung Timur, Bangka Belitung. Namanya melambung setelah menjuarai Indonesian Idol musim ketiga belas pada 2025. Prestasi itu melengkapi pencapaiannya sebagai juara Karaoke World Championships 2021 di Finlandia.

Shabrina memulai perjalanan sebagai wedding singer sebelum akhirnya dikenal masyarakat luas. Ia juga aktif sebagai presenter dan model. Kemampuan komunikasi membuatnya tampil semakin nyaman saat berada di atas panggung.

Latar belakang pendidikan Broadcasting di Universitas Mercu Buana ikut mendukung kariernya di dunia hiburan. Sebelum itu, ia juga belajar seni dan vokal di Yogyakarta. Proses panjang tersebut membantu kemampuan bernyanyi terus berkembang.

Shabrina pernah mengaku terinspirasi oleh Adele, Beyoncé, dan Bruno Mars. Ketiga musisi itu menjadi referensi dalam mengasah teknik vokal, penampilan panggung, dan kreativitas bermusik. Pengaruh tersebut terlihat dalam setiap penampilannya.

Transformasi Tubuh yang Membawa Perubahan

Perubahan fisik menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan kariernya. Setelah menjalani operasi bariatrik, berat badannya turun dari 79 kg menjadi 65 kg. Ia lalu melanjutkan program body shaping selama sekitar empat bulan agar proporsi tubuh terasa lebih ideal. Hal itu lantas membuat Shabrina Leanor makin percaya diri.

Baca Juga: Dewi Perssik Didik Anak Taat Agama, Utamakan Akhlak dan Ibadah Sejak Dini

Shabrina juga mengungkapkan perubahan pada beberapa bagian tubuh. Ia berkata, “Kelihatan banget, kalian bisa lihat perbandingan dari foto-foto aku dulu, lengan, perut, paha, semua itu aku lakukan body contouring,”.

Transformasi tersebut bukan hanya soal penampilan luar. Rasa nyaman terhadap diri sendiri ikut meningkat. Kondisi itu membuat performanya saat bernyanyi terasa lebih maksimal.

Tekanan Publik dan Cara Bangkit

Sebelum mengalami perubahan, Shabrina menerima banyak komentar negatif mengenai bentuk tubuhnya. Kritik itu perlahan memengaruhi kondisi mentalnya. Ia akhirnya memilih fokus pada kesehatan sekaligus kenyamanan diri.

Ia juga menyampaikan pandangannya tentang kecantikan, “Kecantikan itu bukan looks yang sebenarnya harus bagus banget, tetapi karena sekarang aku bekerja dalam dunia public interest, jadi terdapat standar yang buat karier kita bisa stabil serta panjang. Salah satunya effort bisa memperbaiki tubuh,”.

Dalam kesempatan lain, Shabrina menjelaskan bahwa rasa sakit selama perawatan ternyata jauh lebih ringan dari perkiraannya. Pengalaman itu membuatnya lebih tenang menjalani setiap proses. Aktivitas bernyanyi dan syuting pun tetap berjalan seperti biasa.

Fokus pada Kesehatan Mental dan Masa Depan

Shabrina kini memilih menikmati setiap proses yang telah ia jalani. Penyanyi 26 tahun itu menyadari komentar publik akan selalu hadir dalam dunia hiburan. Karena itu, ia lebih mengutamakan ketenangan batin daripada memenuhi ekspektasi semua orang.

Pandangan tersebut tercermin melalui ucapannya, “Versi terbaikku itu, kalau kita tenang juga damai sih. Maupun aku gendut dulu ku pikir itu bentuk terbagus aku, nyatanya aku dicemooh. Terus aku kurus pun ternyata banyak yang bilang ‘tapi lebih suka Shabrina yang dulu sih’, jadi kan serba salah. Gitu menurutku versi terbaik ketika kita bisa bersyukur dengan apa yang kita punya. Lalu, kita juga bisa hidup dengan tenang dan damai,”.

Baca Juga: Ucapan Ikram Rosadi Mantan Suami Larissa Chou Soal Perempuan Tionghoa Menuai Kritik Pedas Netizen

Perjalanan hidupnya menunjukkan bahwa prestasi, kerja keras, dan keberanian menghadapi tantangan mampu berjalan berdampingan. Kisah tersebut memberi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berkembang tanpa kehilangan jati diri. Shabrina Leanor makin percaya diri menjadi gambaran perubahan yang lahir dari usaha panjang. Lebih lanjut, Shabrina Leanor merasa semakin percaya diri menjadi bukti bahwa kesehatan fisik serta mental sama-sama penting untuk menjaga karier tetap bertumbuh. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |